- Sanggar Seni Suluh Banua Angkat Nilai Budaya Dayak Deah Lewat Tari Njipah, Tabalong Juara Umum FKTD Kalsel 2026
- 4.151 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNISKA MAB
- Hujan Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel
- Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam Karhutla ke Polda Kalteng
- Dishut Kalsel 24 Jam Jaga Hutan Lindung Liang Anggang Dari Karhutla
- Dinkes Kalsel Perkuat Layanan Kesehatan Dampak Kabut Asap
- Pemprov Kalsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Jembatan Non-Nasional, Enam Daerah Jadi Pilot Project
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Karya Penyandang Disabilitas, Merdeka Berkarya Tanpa Batas
- Kabut Asap Kembali Ganggu 10 Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
- Baayun Maulid Tapin 2026: Tradisi Maulid Nabi dan Warisan Budaya Banjar
Berikan Ruang Kreatifitas Melalui Lomba Tari Kreasi Tradisional

Banjarbaru : Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Lomba Tari Kreasi Tradisional dalam rangka memberikan ruang kreatifitas masyarakat kalimantan selatan pada rangkaian kegiatan festival gerbang nusantara di Museum Lambung Mangkurat.
Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan, M. Taufik Akbar menuturkan lomba Tari Kreasi tradisional sebagai wadah dalam mengembangkan kreatifitas para seniman khususnya seni tari di Kalimantan Selatan.
Baca Lainnya :
- Dorong Terus Berinovasi, Gubernur Paman Birin Apresiasi Kalsel Innovation Award (KIA) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Tahun 2024 0
- Longsor Tambang Emas Guncang Solok, Belasan Jiwa Melayang0
- Maulid di Masjid Bambu Kiram, Paman Birin Berharap Masyarakat Aplikasikan Ajaran Nabi Muhammad SAW 0
- Diinisiasi KPK RI, Paman Birin Apresiasi Kelas Pemuda dan LSM Antikorupsi 0
- Komitmen Gubernur Paman Birin Bersinergi Jaga Stabilitas Harga Pangan di Banua0
“Alhamdulillah antusias masyarakat mulai dari anak kecil hingga orang dewasa sangat tinggi untuk mengikuti perlombaan ini. Total peserta mencapai lebih dari 20 grub dari 13 kabupaten/kota,” ucapnya, Banjarbaru, Rabu (2/9/2024).
Dirinya menerangkan kegiatan ini dapat memberikan pengalaman batin kepada peserta dalam mencintai dan mengembangkan seni daerah sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.
Akbar menuturkan pada lomba kali ini akan dipilih lima pemenang yang mana para peserta mendapatkan uang pembinaan, sertifikat dan piala.
“Para peserta juga dinilai langsung oleh para juri yang berkompeten yaitu, Putri yunita, dosen Tari Sendratasik ULM, Firhansyah dan Tajudinnoor dari Dewan Kesenian Provinsi Kalsel dengan item penilaian Penataan tari, rias busana, kesesuaian tema, keserasian dan iringan musik,” terangnya.
Lebih lanjut, dirinya menegaskan perlombaan tari kreasi tradisional ini akan menjadi agenda tahunan Museun Lambung karena antusias masyarakat sangat luar biasa dalam mengikuti kegiatan ini.
“Dengan lomba ini kita bisa mengangkat kembali potensi-potensi budaya khususnya seni tari yang ada di seluruh Kabupaten/Kota agar semakin berkembang,” pungkasnya. (smartbanua)
