- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Diskominfo Kalsel Siapkan Platform Pelayanan Publik Terintegrasi

Banjarmasin - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan digitalisasi pelayanan publik di lingkungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengembangkan platform aplikasi pelayanan publik terintegrasi bernama Rakat.
Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim, mengatakan pengembangan aplikasi terintegrasi tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung visi, misi, serta 10 janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, khususnya dalam mewujudkan digitalisasi pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan.
Baca Lainnya :
- Sat Lantas Polresta Banjarmasin Ajarkan Safety Riding ke Anak Pondok Pesantren0
- Polda Kalsel Musnahkan 67,6 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi0
- Dit Lantas Polda Kalsel Gelar Rampcheck Keselamatan di Banjarbaru0
- TNI-Polri Turun Bersihkan Taman Kamboja 0
- Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah0
“Saat ini kami terus menyempurnakan platform aplikasi pelayanan publik terintegrasi. Hal ini sejalan dengan visi dan misi serta janji kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan terkait digitalisasi pelayanan publik,” ujar Muslim di Banjarbaru, Senin 9 Februari 2026
Ia menjelaskan, aplikasi Rakat dirancang untuk mencakup berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, perizinan, hingga layanan publik lainnya.
“Melalui satu aplikasi ini, seluruh layanan kami sederhanakan. Masyarakat cukup menggunakan satu platform untuk mengakses berbagai layanan publik secara digital sesuai kebutuhan mereka,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muslim mengungkapkan bahwa meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran, Diskominfo Kalsel tetap berupaya mengembangkan aplikasi tersebut hingga siap diluncurkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
“Aplikasi ini terus kami kembangkan dengan kemampuan SDM dan anggaran yang ada. Saat ini sudah ada beberapa layanan yang terintegrasi, salah satunya di bidang kesehatan,” pungkasnya.(/smartbanua)
