- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Gelar Doa Bersama di 17 Mei Banjarmasin, Wagub Hasnuryadi Harapkan Jadi Tempat Bersatunya Masyarakat Kalsel



Banjarmasin, smartbanua.com— Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti Stadion 17 Mei Banjarmasin pada Rabu (24/12/2025) malam. Di tengah sejarah panjang stadion kebanggaan masyarakat Banua itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus CEO Barito Putera, H. Hasnuryadi Sulaiman, duduk bersisian bersama tokoh agama, pejabat daerah, dan masyarakat untuk mengikuti Doa Selamat Batapung Tawar Stadion 17 Mei.
Baca Lainnya :
- Wagub Kalsel Resmi Tutup Rehabilitasi Disabilitas, Peserta Dapat Bantuan Alat Usaha0
- Noorhana, Cerita Mahasiswa Terbaik ULM Yang Sukses Banyak Organisasi0
- Bajoe Loedi Hargono Dikukuhkan sebagai Kepala BKN Regional VIII oleh Gubernur Muhidin0
- BPK Serahkan LHP Kepatuhan dan Kinerja 2025, Gubernur Muhidin: 60 Temuan Hampir Rampung0
- Anugerah ASN Kalsel 2025: Gubernur Muhidin Apresiasi Inovasi ASN Berprestasi0
Kegiatan yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, doa bersama menjadi ruang kebersamaan, tempat harapan, rasa syukur, dan kepedulian dipanjatkan bersama demi kebaikan Banua dan bangsa.
Doa dipimpin oleh Habib Rifky Alaydrus, diawali dengan salat Magrib berjamaah. Kehadiran Kepala Dispora Kalsel Febriadin Hapiz, Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Fitri Hernadi, Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan lainnya menambah nuansa kekeluargaan malam itu.
Dalam sambutannya, Hasnuryadi menuturkan bahwa doa selamat ini merupakan tradisi masyarakat Kalimantan Selatan yang selalu mengiringi langkah-langkah baik. Menurutnya, memulai sesuatu dengan doa adalah wujud kerendahan hati sekaligus ikhtiar spiritual agar setiap rencana membawa manfaat bagi banyak orang.
“Kami bersyukur bisa berkumpul malam ini. Tradisi kita di Banua selalu mengawali niat baik dengan selamatan dan doa bersama,” ujarnya dengan nada penuh harap.
Pada kesempatan itu, Hasnuryadi juga berbagi kabar yang disambut optimisme. Stadion 17 Mei, yang sarat kenangan bagi masyarakat dan pecinta sepak bola, disebutnya berpeluang lolos verifikasi tahap pertama sebagai kandang Barito Putera pada Tahun 2026. Rencananya, laga perdana akan mempertemukan Barito Putera dengan Persiku Kudus pada 5 Januari mendatang.
Namun, perhatian Hasnuryadi tidak hanya tertuju pada sepak bola. Dalam doa yang dipanjatkan, ia turut menitipkan harapan keselamatan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah dilanda musibah, serta warga Kabupaten Banjar yang terdampak angin puting beliung.
“Doa juga kami panjatkan untuk Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Bapak Gibran Rakabuming Raka, serta seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Stadion 17 Mei, bagi Hasnuryadi, bukan sekadar bangunan olahraga. Sejak berdiri pada tahun 1974, stadion ini telah menjadi saksi perjalanan sejarah, tempat bertemunya semangat, harapan, dan kebanggaan masyarakat. Ia berharap stadion tersebut terus menjadi ruang publik yang hidup, tempat warga berkumpul, berolahraga, dan merawat kebersamaan.
Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan diskusi santai bersama unsur DPRD dan pemangku kepentingan lainnya. Diskusi tersebut menjadi ruang tukar gagasan demi keberlanjutan dan kemanfaatan Stadion 17 Mei bagi generasi mendatang.
Menutup kegiatan, Hasnuryadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Stadion 17 Mei. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, ia berharap stadion kebanggaan Banua itu terus menjadi milik rakyat, hidup bermanfaat, dan penuh makna bagi Kalimantan Selatan. (Rahim Arza/Smartbanua)

