Hj. Fathul Jannah Dorong Perpustakaan Desa Hadir, Ajak Kader Posyandu Giatkan Aktivitas Membaca

By smartbanua 13 Sep 2026, 07:34:27 WITA, 6 Dibaca Pemprov Kalsel
Hj. Fathul Jannah Dorong Perpustakaan Desa Hadir, Ajak Kader Posyandu Giatkan Aktivitas Membaca


TABALONG — Perpustakaan desa tidak harus berhenti sebagai tempat membaca dan mencari informasi. Ruang sederhana itu juga dapat menjadi tempat masyarakat mengembangkan keterampilan hingga membuka peluang ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, saat menghadiri kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Aula Dispersip Kabupaten Tabalong, Sabtu (12/9/2026) pagi.

Baca Lainnya :

“Perpustakaan desa kita dorong agar hadir sebagai ruang yang hidup dan bermanfaat bagi warga. Tempat petani mencari informasi, tempat ibu-ibu belajar wirausaha, tempat anak-anak tumbuh dengan kecintaan terhadap buku.” tuturnya.

Lebih lanjut, Hj. Fathul Jannah Muhidin juga mengajak kader untuk menghubungkan aktivitas Posyandu dengan kegiatan membaca.

Menurutnya, langkah sederhana seperti menyediakan pojok buku sudah dapat mendekatkan bacaan kepada masyarakat.

“Jadikanlah perpustakaan desa sebagai tempat yang ramah dan menyenangkan. Manfaatkan setiap momen Posyandu untuk menyisipkan bacaan. Bahkan sekadar pojok buku kecil pun sudah sangat berarti.” ucapnya.

Selain literasi, Hj. Fathul Jannah menyoroti manfaat ekonomi dari pelatihan yang diberikan kepada ibu-ibu. Ia berharap keterampilan tersebut dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang membantu pendapatan keluarga.

“Mudah-mudahan dalam pelatihan dan kegiatan tersebut dapat manfaat dan semoga dapat diperluas lagi bisa berpenghasilan untuk rumah tangga Ibu-ibu sekalian.” ujarnya.

Salah satu peluang yang dilihatnya adalah pembuatan suvenir. Produk tersebut dapat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kegiatan kantor dan dinas.

Hj. Fathul Jannah berharap keterampilan tersebut tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar memberi hasil bagi peserta.

“Bisa mudah-mudahan mendapat income buat Ibu-ibu yang dapat di pelatihan tadi.” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Sri Mawarni, mengatakan, penguatan literasi harus dimulai dari keluarga dengan melibatkan kader PKK dan Posyandu untuk membiasakan anak membaca di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Yang mengarahkan nanti ke anak-anak dalam keluarga ini agar literasi itu dimulai dari keluarga.”

Menurutnya, literasi juga harus memberi dampak yang lebih luas, bukan hanya meningkatkan minat baca, tetapi turut mendukung kesejahteraan masyarakat. Ujarnya.

“Jadi kita yang mengarahkan supaya ini baik, dan juga diharapkan tadi literasi untuk kesejahteraan.” 

Untuk itu, bantuan buku dari pemerintah pusat akan dikawal bersama pemerintah daerah agar tepat digunakan dan ditata sehingga mampu menghidupkan perpustakaan desa.

“Jadi ini untuk menghidupkan perpustakaan desa, mendukung kabupaten/kota, dan provinsi ini mengawal sekiranya ini bisa benar-benar tepat. Tepat kegunaannya, tepat dalam hal penataannya, dan sebagainya kita mengawal dan terus membinanya.” pungkasnya.

Tahun ini, sebanyak 30 desa di Tabalong dan kabupaten lainnya mendapat bantuan masing-masing 1.000 eksemplar buku. Bantuan tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperkuat budaya literasi sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Posyandu Kabupaten Tabalong Hj. Desi Suryanti Noor Rifani, Ketua GOW Kabupaten Tabalong, Nur Dewi Juliantin, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tabalong Hj. Norhayani, Kepala DPMD Kabupaten Tabalong, serta jajaran Tim Bunda PAUD, TP PKK, Tim Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan dan para kader.(rifky raponggati)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.