- Sanggar Seni Suluh Banua Angkat Nilai Budaya Dayak Deah Lewat Tari Njipah, Tabalong Juara Umum FKTD Kalsel 2026
- 4.151 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNISKA MAB
- Hujan Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel
- Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam Karhutla ke Polda Kalteng
- Dishut Kalsel 24 Jam Jaga Hutan Lindung Liang Anggang Dari Karhutla
- Dinkes Kalsel Perkuat Layanan Kesehatan Dampak Kabut Asap
- Pemprov Kalsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Jembatan Non-Nasional, Enam Daerah Jadi Pilot Project
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Karya Penyandang Disabilitas, Merdeka Berkarya Tanpa Batas
- Kabut Asap Kembali Ganggu 10 Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
- Baayun Maulid Tapin 2026: Tradisi Maulid Nabi dan Warisan Budaya Banjar
Masyarakat Kalsel harus Jadi konsumen berani dan cerdas

Banjarmasin : Guna memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa pentingnya menjadi konsumen cerdas dan berani, Dinas Perdagangan Kalsel melaksanakan sosialisasi perlindungan konsumen, di Banjarmasin, Rabu (4/12/2024).
Kepala Dinas Perdagaangan Kalsel Sulkan, mengatakan, Pemerintah hadir melalui penguatan regulasi perlindungan konsumen yang lebih memberikan kepastian hukum.
Baca Lainnya :
- Peringatan Hari Santri Nasional 2024, Gubernur Dorong Santri Turut Menanamkan Nilai-Nilai Perjuangan untuk NKRI0
- Pemprov Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-96, Gubernur Dorong Eksistensi Pemuda Membangun Semangat Bersatu0
- Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Kalsel Capai 100 Persen0
- HDI 2024: Bukti Nyata Dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap Penyandang Disabilitas0
- H. Muhidin dan Istri Hj. Fathul Jannah Disambut Antusias Warga di Puncak Harjad Kabupaten HSS ke-74 di Kandangan0
Sehingga masyarakat harus menjadi konsumen cerdas, teliti sebelum membeli, memilih produk yang bertanda SNI, serta memperhatikan tanggal kedaluwarsa, label serta lainnya.
"Dengan sosialisasi ini, saya harapkan konsumen di Kalsel semakin cerdas," kata Sulkan.
Sementara Ketua YLKI Kalsel Fauzan Ramon, mengatakan, masyarakat tak perlu takut untuk melaporkan jika ada layanan dan produk yang tidak sesuai undang-undang konsumen, pihaknya siap menindak lanjuti laporan masyarakat.
"Sosialisasi ini sangat bagus. Saya harapkan sosialisasi perlindungan konsumen agar digencarkan di 13 Kabupaten/kota di Kalsel," katanya.
Dalam kegiatan sosialisasi perlindungan konsumen tersebut, empat narasumber dihadirkan, Selain Kepala Disdag Kalsel dan Ketua YLKI Kalsel, juga dari Dinas Perdagangan Banjarmasin serta Balai Pengawas Obat dan Makanan.(smartbanua)
