- Tolak Instruksi Menhub Ratusan Massa Datangi KSOP Banjarmasin
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya
- Gubernur Kalsel Resmikan Lapangan Tenis Binda Kalsel, Hj Fathul Jannah Tekankan Olahraga sebagai Jembatan Silaturahmi
- Sheila On 7 Guncang Buzz Youth FestPuluhan Ribu Penonton Bernyanyi Bersama
- Ketua TP PKK Kalsel Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Jejangkit Batola
- Wayang Golek Sunda: Sejarah, Perkembangan, dan Nilai Budaya Sejak Abad ke-17
- Kehangatan di RS Bhayangkara, Gubernur dan Kapolda Kalsel Dampingi Dua Anak Yatim Pejuang Kesembuhan
- Gemar Minum Susu Akan Diperkuat di Kalsel
- Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi ULM, Seili Peragakan 18 Adegan
- Tulisan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Berubah Biru, Ini Penjelasan Pengelola
Berbaur Dengan Masyarakat Terdampak Banjir di Sungai Tabuk, Wagub Hasnuryadi Salurkan Bantuan


Kabupaten Banjar — Di tengah genangan banjir yang masih merendam Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, kehadiran Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, Selasa (6/1/2025) sore, membawa harapan dan semangat baru bagi warga terdampak.
Wagub Hasnuryadi datang langsung menyapa masyarakat, menyalurkan bantuan, serta mendengarkan keluhan warga yang telah berhari-hari berjuang menghadapi banjir. Ia didampingi sang istri, drg. Ellyana Trisya, Wakil Ketua TP PKK Kalsel sekaligus Ketua IKA UNAIR Kalsel, yang turut menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Isi Jabatan Strategis, 11 Pejabat Eselon II Dilantik Gubernur Muhidin0
- Waspada Sepekan Ke Depan Kalsel Masih Dihantui Cuaca Ekstrem0
- Wagub Resmi Buka Rehabilitasi Sosial Disabilitas Angkatan VII dan VIII, 29 Peserta Ikuti Pembinaan0
- Ratusan Sekolah di Kabupaten Banjar Terendam Banjir, Aktivitas Belajar Tatap Muka Dihentikan Sementara0
- Gubernur Kalsel Hadiri Pengantar Tugas Pejabat Polda Kalsel dan Purna Tugas Kabinda & Kepala BNNP0
Di sela kunjungan, Wagub tampak berbincang dengan warga, termasuk para orang tua dan anak-anak yang terdampak. Kehadiran rombongan pemerintah provinsi menjadi penguat moral bagi sekitar 827 kepala keluarga atau 2.858 jiwa yang terdampak banjir di desa tersebut.
Bantuan yang disalurkan mencakup paket sembako, makanan anak, pakaian, hingga perlengkapan kesehatan dan obat-obatan seperti vitamin, obat flu, obat diare, salep luka, masker, dan kebutuhan medis lainnya. Bantuan ini berasal dari berbagai instansi Pemprov Kalsel, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, serta dukungan dari IKA UNAIR Kalsel dan tim Barito Putera.
“Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah. Ini juga sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesia dan Bapak Gubernur Kalimantan Selatan agar pemerintah selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Wagub Hasnuryadi.
Ia mengajak warga untuk tetap menjaga semangat dan kesehatan di tengah keterbatasan. Menurutnya, gotong royong dan kepedulian menjadi kunci untuk bisa melewati masa sulit bersama.
“Dengan saling membantu dan atas ridho Tuhan Yang Maha Esa, insyaallah kita bisa melalui cobaan ini bersama-sama,” tuturnya.
Dengan dukungan semua pihak, Wagub Hasnuryadi berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala, dengan semangat persatuan dan kepedulian yang terus terjaga.
Pembakal Desa Gudang Tengah, M. Sapwan, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan pemerintah provinsi. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kehadiran langsung pimpinan daerah di desanya.
“Mudah-mudahan bantuan ini menjadi ladang amal dan membawa berkah, serta benar-benar membantu warga kami yang terdampak,” ucapnya.
Hal serupa dirasakan Rusna, salah satu warga desa. Ia mengaku bantuan yang diterima sangat berarti bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur. Ini pertama kalinya saya melihat Wakil Gubernur datang langsung ke desa kami. Kehadiran beliau membuat kami merasa tidak sendiri,” ujarnya dengan mata berbinar. (Rahim Arza/Smartbanua)


