- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti

Banjarmasin smartbanua.com - Menjelang meningkatnya arus mudik dan mobilitas masyarakat pada periode Lebaran 2026, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Kalimantan Selatan menggelar Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat malam 13 Maret.
Baca Lainnya :
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin0
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 20260
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel0
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat 0
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu0
Kegiatan ini dilakukan untuk memperketat pengawasan terhadap lalu lintas komoditas hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya yang akan masuk maupun keluar wilayah Kalimantan Selatan.
Dalam operasi itu petugas gabungan melakukan pemeriksaan dokumen serta pengecekan fisik terhadap berbagai komoditas pertanian dan perikanan yang diangkut melalui jalur laut.
Ketua Tim Kerja Karantina Tumbuhan, Priyatno, mewakili Kepala Karantina Kalimantan Selatan, mengatakan peningkatan aktivitas perjalanan masyarakat menjelang hari raya biasanya juga diikuti dengan meningkatnya pergerakan komoditas melalui jalur pelabuhan maupun bandara. Karena itu, pengawasan perlu diperketat untuk memastikan seluruh komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi ketentuan perkarantinaan.
“Momentum menjelang Lebaran identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan barang. Kondisi ini harus diimbangi dengan pengawasan yang lebih intensif agar tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan perkarantinaan,” ujarnya.
Ia mengatakan pelaksanaan operasi tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan dan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu melaporkan setiap komoditas wajib periksa karantina yang dibawa kepada petugas.
Hal ini penting untuk memastikan komoditas yang dilalulintaskan bebas dari hama dan penyakit yang berpotensi merugikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
"Ada sebanyak 12 sertifikat karantina hewan dan 22 karantina tumbuhan," ucapnya.
Pada kegiatan operasi patuh kali ini, petugas juga menemukan bibit tanaman keladi yang dibawa salah satu penumpang tanpa dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal. Terhadap temuan tersebut, petugas melakukan penahanan komoditas untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemilik komoditas bersikap kooperatif dan memahami penjelasan petugas terkait prosedur yang harus dipenuhi,” kata Priyatno.
Operasi Patuh Karantina ini melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya BKSDA Kalimantan Selatan, KSOP Banjarmasin, Lanal Banjarmasin, Polsek KPL Banjarmasin, serta Pelindo. Sinergi antarinstansi dilakukan untuk memastikan pengawasan lalu lintas komoditas berjalan optimal.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Operasi Patuh Karantina di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin berlangsung lancar, aman, dan tertib.
Karantina juga memastikan bahwa selama masa libur Hari Raya dan cuti bersama, layanan karantina tetap dibuka bagi masyarakat yang membutuhkan pengurusan dokumen maupun pemeriksaan komoditas. Dengan demikian, lalu lintas komoditas tetap dapat berjalan lancar sekaligus aman dari risiko penyebaran hama dan penyakit. (/smartbanua.com)
