- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua


Banjarbaru - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin membuka secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 di Aula BPSDMD Provinsi Kalsel di Banjarbaru, Rabu (10/6/2026)
Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 kali ini mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Melalui Tata Kelola Pemerintahan untuk Mewujudkan Sumber Daya Bidang Pangan, Bencana, Energi dan Ekonomi.”
Baca Lainnya :
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses0
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan0
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura0
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel0
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi0
Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 19 peserta dari Pemerintah Provinsi Kalsel, 1 peserta dari Kabupaten Kapuas Kalteng, serta peserta lainnya dari pemerintah kabupaten/kota di Kalsel.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel H. Muhidin berharap melalui pelaksanaan PKN ini, agar pejabat yang menjadi peserta pelatihan bisa membenahi kinerja organisasi. bisa bekerja lebih cepat, kreatif dan inovatif, serta mampu beradaptasi dengan setiap perubahan, terutama adaptasi di sektor pelayanan publik, yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Di masa kepemerintahan saat ini, saya berharap agar semangat kalsel bekerja, benar-benar melekat dalam diri setiap pejabat. Semua pejabat harus bekerja dengan cepat dan produktif melayani masyarakat. Mampu membangun cara berpikir yang sistematis dalam menyelesaikan permasalahan rakyat, termasuk mengembangkan budaya inovasi di lingkup kerja masing-masing, agar lima tahun masa pemerintahan ini, kita bisa membawa Kalsel dalam kemajuan dan kesejahteraan," ucap Gubernur H. Muhidin.
Gubernur H. Muhidin juga berharap pelaksanaan PKN yang berlangsung selama 4 bulan ini, jangan sampai jadi formalitas saja. Karena PKN ini dapat menjadi sarana masukan dan evaluasi, untuk mengetahui kompetensi, sebagai seorang pemimpin di lingkup SKPD pemerintah Provinsi Kalsel dan kabupaten/kota.
"PKN ini juga menjadi pertimbangan untuk menentukan, siapa pejabat yang layak dan tidak layak, untuk meneruskan jabatan yang diamanahkan. Dengan adanya pelatihan ini, seluruh peserta PKN kiranya mampu tampil sebagai pemimpin yang profesional, berintegritas dan menjadi teladan dalam membangun budaya kerja yang disiplin, patuh aturan, serta ikhlas dalam bekerja. Sehingga terwujud aksi nyata yang mampu merubah kinerja organisasi secara maksimal," tegas Gubernur H Muhidin menutup sambutannya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalimantan Selatan, Faried Fakhmansyah menyampaikan, tujuan PKNl ini memenuhi standar kompetensi, manajerial jabatan pimpinan tinggi pratama untuk menjamin akuntabilitas jabatan.
"Di dalamnya meliputi, tersusunnya rumusan alternatif kebijakan yang memberikan solusi, tercapainya hasil kerja unit selaras dengan tujuan organisasi, kemudian terwujudnya pengembangan strategi yang terintegrasi untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi. serta hadirnya kebijakan dan inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemajuan daerah. sasarannya adalah terwujudnya ASN yang memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama," jelas Faried Fakhmamsyah.
Untuk diketahui, Pelatihan Kepemimpinan Nasional kali ini dilaksanakan sejak 10 Juni - 15 Oktober 2026, dengan metode pembelajaran blended learning yang tempatnya bervariatif, menggunakan KURIKULUM KOMPETENSI INTI dibagi dalam 4 (empat) agenda pembelajaran, yakni; mengelola diri, kepemimpinan strategis, manajemen strategis, dan agenda aktualisasi kepemimpinan strategis.
Selain dihadiri oleh Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN di Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Army Winarty, pembukaan pelatihan yang didalam rangkaiannya juga dibacakan Fakta Integritas oleh seluruh peserta pelatihan ini, juga dihadiri oleh Tenaga Ahli Gubernur (TAG), Bupati/Walikota se Kalsel, Kepala BKPSD Kalbupaten/Kota serta, widyaiswara, mentor, coach, serta para peserta PKN dan tamu undangan lainnya.
Acara di akhiri dengan pengalungan tanda peserta secara simbolis, langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin kepada 2 perwakilan peserta, dan dilanjutkan foto bersama dengan seluruh peserta dan undangan yang berhadir. (/smartbanua)
