- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar


Banjar, 9 Juni 2026 – Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menerima laporan terkait seorang warga yang diduga tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Korban diketahui bernama Nurhasanah Binti Ardian (50), warga Desa Rantau Nangka, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar.
Baca Lainnya :
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah0
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok0
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni0
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua0
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses0
Berdasarkan informasi yang diterima dari Kepala Lingkungan Desa Rantau Nangka, Bapak Salmani, pada Selasa (09/06) pukul 16.30 WITA, kejadian bermula pada Minggu (07/06) sekitar pukul 16.00 WITA saat korban mencari rebung di sekitar pinggiran sungai. Diduga korban terpeleset dan jatuh ke sungai hingga tenggelam. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang merupakan penyandang tunawicara dan kemudian diinformasikan kepada warga setempat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 16.50 WITA Unit Siaga SAR Tapin memberangkatkan satu tim rescue yang terdiri dari tujuh personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan. Tim bergerak menggunakan Rescue Car Carrier dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam tiga puluh menit menuju lokasi kejadian.
Operasi SAR melibatkan unsur Unit Siaga SAR Tapin, Polsek Sungai Pinang, serta masyarakat setempat. Peralatan yang digunakan antara lain Rubber Boat, peralatan komunikasi, peralatan water rescue, dua set peralatan selam, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Hingga saat ini korban masih dalam pencarian dan Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya pencarian secara maksimal di sekitar lokasi kejadian dengan kondisi cuaca cerah dan tanpa kendala berarti di lapangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku Search Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan:
"Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami segera mengerahkan Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Tapin menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian. Kami telah berkoordinasi dengan unsur SAR terkait dan masyarakat setempat guna mengoptimalkan upaya pencarian korban. Kami berharap korban dapat segera ditemukan dan kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada area yang licin dan berpotensi membahayakan keselamatan."
Perkembangan operasi SAR akan disampaikan lebih lanjut sesuai hasil pelaksanaan pencarian di lapangan.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin
