- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Dishub Kalsel Siap Bersinergi Guna Kelancaran Mudik 2025

Baca Lainnya :
- Giat Patroli Ramadan di Banjarmasin Makin Gencar0
- Hj. Fathul Jannah Pimpin Langsung Rakor Singkronisasi Program PKK kalsel dengan SKPD Pemprov0
- Silaturahmi Pemprov- Pemkab Banjar, Wagub Hasnuryadi Main Bola Melawan Tim Bupati Banjar Saidi Mansyur 0
- Jumat Berkah, Kapolda Kalsel Berikan Santunan Baju Muslim untuk Santri dan Anak Panti Asuhan0
- Barito Harus Puas Berbagi Poin Dengan Malut0
Banjarmasin : Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berupaya menciptakan sinergitas antara berbagai stakeholder terkait, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota untuk untuk memastikan kelancaran arus mudik 2025.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M Fitri Hernadi di Banjarmasin, Senin (10/3/2025).
“Dinas Perhubungan Kalsel bersama-sama dengan stakeholder terkait akan segera memetakan jalur-jalur mudik dan mengantisipasi titik rawan kecelakaan serta kemacetan. Ini adalah langkah awal untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik,” ujarnya.
Selain itu, Fitri menyebutkan akan mengambil beberapa langkah untuk mengantisipasi jalur alternatif, khususnya pada jalur-jalur yang mengalami kerusakan, seperti yang terjadi di Jalan Sungai Turak, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
“Kami sedang merencanakan penanganan jalur alternatif yang akan membantu kelancaran mudik, termasuk memperbaiki kerusakan yang ada agar tidak menghambat perjalanan para pemudik,” kata M Fitri Hernadi.
Pada 2024, Pemerintah Provinsi Kalsel telah melaksanakan program mudik gratis bagi para pemudik. Untuk 2025, meskipun belum ada keputusan pasti, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Gubernur Kalimantan Selatan.
“Selain itu, kami juga menunggu Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan terkait pembatasan angkutan barang Sumbu 3 pada H-3 hingga H+2 menjelang dan setelah Lebaran, terutama untuk wilayah wisata,” tambah Fitri.
Dinas Perhubungan Kalsel juga menyoroti masalah kendaraan ODOL (Over Dimensi dan Over Load) yang masih menjadi tantangan di provinsi ini.
“Masalah kendaraan ODOL akan dibahas lebih lanjut dalam forum-forum koordinasi agar bisa segera diatasi, mengingat dampaknya yang besar terhadap keselamatan di jalan,” jelasnya.
Tidak hanya itu, jalur baru yang menghubungkan Banjarbaru dengan Batulicin juga menjadi perhatian.
“Kami akan terus memantau dan menyiapkan penanganan lebih lanjut untuk memastikan jalur ini aman digunakan, mengingat potensi penggunaannya sebagai jalur mudik yang baru,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah antisipasi tersebut, Dinas Perhubungan Kalsel berharap dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang merayakan Lebaran 2025. Sinergi antar pihak terkait menjadi kunci utama dalam kesuksesan kelancaran arus mudik tahun ini.(smartbanua)
