- Sanggar Seni Suluh Banua Angkat Nilai Budaya Dayak Deah Lewat Tari Njipah, Tabalong Juara Umum FKTD Kalsel 2026
- 4.151 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNISKA MAB
- Hujan Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel
- Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam Karhutla ke Polda Kalteng
- Dishut Kalsel 24 Jam Jaga Hutan Lindung Liang Anggang Dari Karhutla
- Dinkes Kalsel Perkuat Layanan Kesehatan Dampak Kabut Asap
- Pemprov Kalsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Jembatan Non-Nasional, Enam Daerah Jadi Pilot Project
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Karya Penyandang Disabilitas, Merdeka Berkarya Tanpa Batas
- Kabut Asap Kembali Ganggu 10 Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
- Baayun Maulid Tapin 2026: Tradisi Maulid Nabi dan Warisan Budaya Banjar
Dispar Kalsel Kembangkan Potensi Pokdarwis

Banjarmasin : Guna membangun wisata yang berkelanjutan, Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Bidang Pengembangan Destinasi, Seksi Pemberdayaan Masyarakat, melanjutkan Bimbingan Teknis Story Telling Destinasi Pariwisata Kalsel 2025, ke Kabupaten Tapin.
Bimtek ini merupakan salah satu upaya Dispar Kalsel dalam mengembangkan kompetensi sumber daya manusia Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di daerah.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Dorong UMKM Kreatif di Banjarbaru Kembangkan Daun Nanas 0
- Hasnur Beri Sinyal Maju Jadi Ketua DPD Golkar Kalsel0
- Puluhan Perusahaan Buka Lowongan Kerja di Naker Fest 2025 Kalsel0
- Job Fair 2025 Resmi Dibuka, Wagub Kalsel Dorong Swasta Buka Lapangan Kerja Berkualitas0
- Empat Komisaris Bank Kalsel Resmi Dilantik, Gubernur H. Muhidin Juga Terima CSR dan Dividen Perseroda0
Plt Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Mugeni menjelaskan, bahwa Bimtek ini dilaksanakan sejalan dengan perkembangan dunia pariwisata yang menuntut SDM Pokdarwis di daerah memiliki kemampuan untuk bercerita (story telling) tentang sejarah, budaya, dan keunikan dari objek wisata yang dikelola.
“Di era persaingan yang semakin ketat, wisatawan tidak lagi hanya mencari destinasi yang indah atau terkenal. Mereka mencari pengalaman, makna, dan cerita untuk mengenal sejarah, budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat. Disinilah peran penting dari kemampuan story telling bagi penglola Pokdarwis di daerah,” kata Mugeni, Selasa (15/7/2025).
Menurutnya, dengan kemampuan bercerita yang baik, Pokdarwis tidak hanya menjual destinasi sebagai tempat, tetapi juga sebagai pengalaman yang mengesankan.
“Cerita yang disampaikan dengan baik mampu menghidupkan kembali nilai-nilai lokal, meningkatkan daya tarik destinasi, dan menciptakan ikatan emosional dengan wisatawan,” ujarnya.
Pada Bimtek tersebut, Dispar Kalsel menggandeng praktisi story telling asli Banua, Novyandi Saputra dan Bayu Bestari Saputra selaku narasumber utama dimana mereka membawakan materi bertemakan “Narasi Lokal, Impact Global” dan “Certia Lokal untuk Wisata”.(smartbanua)
