Gubernur Kalsel Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan

By smartbanua 11 Feb 2026, 21:43:05 WITA, 4 Dibaca Daerah
Gubernur Kalsel  Pimpin Rakor Pengendalian Banjir Banua Anam, Targetkan Pembangunan Sodetan


Hulu Sungai Utara – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Pengendalian Banjir Kawasan Banua Anam Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Idham Khalid, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Rabu (11/2/2026).

Rakor yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bappeda Provinsi Kalsel ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat penanganan banjir di enam kabupaten, yakni Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, dan Tabalong. Kawasan ini berada dalam lingkup hidrologi Wilayah Sungai (WS) Barito.

Baca Lainnya :

Aksi Nyata dan Sinergitas Antar Daerah

Dalam arahannya, Gubernur H. Muhidin menekankan pentingnya sinergitas dan keterpaduan antar pemangku kepentingan dalam mengendalikan banjir. Ia berharap pertemuan ini menghasilkan langkah nyata bagi masyarakat.

"Alhamdulillah hari ini kita hadir bersama-sama berkumpul, bupati/wakil bupati kabupaten Banua Anam, beserta jajaran dinas terkait untuk membahas persoalan banjir ini. Jangan sampai ini menjadi ceremonial saja. Jadi harus ada aksi yang dilakukan," tegas Gubernur H. Muhidin yang didampingi Bupati HSU, H. Sahrujani, dan Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Suprapti Tri Astuti.

Rencana Pembangunan Sodetan

Sebagai langkah awal penanganan, Gubernur H. Muhidin menginstruksikan perencanaan pembuatan sodetan atau saluran air buatan. Sodetan ini berfungsi untuk mengalihkan sebagian debit air sungai saat volume tinggi, mengurangi beban aliran utama, serta mencegah luapan di area padat penduduk.

"Jadi kita kolaborasi antara provinsi dengan kabupaten di Banua Anam ini adalah pembuatan sodetan ini tadi. Kita akan anggarkan di (APBD) Perubahan tahun ini," jelasnya.

Apresiasi dari Kepala Daerah Banua Anam

Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Gubernur dalam rakor tersebut. Menurutnya, ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi terhadap permasalahan di daerah.

"Mewakili seluruh kabupaten Banua Anam, kami sangat berterima kasih Pak Gubernur berkenan hadir membuka dan memimpin rakor ini. Ini wujud bahwa Pemprov memang benar-benar hadir untuk kami dalam menangani banjir yang menjadi momok luar biasa bagi kami," ujar Sahrujani.

Penandatanganan Kesepakatan Bersama

Rakor ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama Program Terpadu Penanganan Pengendalian Banjir Kawasan Banua Anam oleh kepala daerah dari enam kabupaten. Salah satu poin utamanya adalah komitmen untuk melaksanakan program secara terkoordinasi lintas wilayah administrasi guna meminimalisir dampak sosial-ekonomi masyarakat.

Selain itu, agenda rapat juga diisi dengan:

 * Pemaparan Rencana Aksi Pengendalian Banjir WS Barito oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III.

 * Pemaparan konsep pengendalian banjir kawasan Banua Anam berdasarkan desain perencanaan oleh Dinas PUPR Provinsi Kalsel.

Melalui rakor ini, diharapkan terwujud komitmen yang lebih efektif, terencana, dan berkelanjutan dalam melindungi masyarakat serta mendukung pembangunan di kawasan Banua Anam. (/smartbanua)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.