- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Kalsel Siapkan Langkah Kendalikan Inflasi dan Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Idulfitri 2025

KBRN, Banjarbaru : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi lonjakan inflasi dan bencana hidrometeorologi menjelang Hari Raya Idulfitri 2025.
Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Potensi Bencana Hidrometrologi Cuaca Ekstrem yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri.
Baca Lainnya :
- Dishub Kalsel Siap Bersinergi Guna Kelancaran Mudik 20250
- Giat Patroli Ramadan di Banjarmasin Makin Gencar0
- Hj. Fathul Jannah Pimpin Langsung Rakor Singkronisasi Program PKK kalsel dengan SKPD Pemprov0
- Silaturahmi Pemprov- Pemkab Banjar, Wagub Hasnuryadi Main Bola Melawan Tim Bupati Banjar Saidi Mansyur 0
- Jumat Berkah, Kapolda Kalsel Berikan Santunan Baju Muslim untuk Santri dan Anak Panti Asuhan0
Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Sulkan beserta jajaran terkait di selenggarakan di Command Center Sekretariat Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (10/3/2025).
“Inflasi di Kalsel pada minggu pertama Maret mengalami sedikit penurunan di angka 0,25 persen (y-o-y) dan 0,40 persen (m-t-m),” ucap Sulkan dalam wawancara seusai rapat.
Ia juga menyampaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kalsel selama minggu pertama Maret.
“IPH di Kalsel pada minggu pertama Maret yakni 0,4 persen, dengan IPH tertinggi pada Kabupaten Barito Kuala yaitu 2,18 persen dan terendah atau terdalam di Kabupaten Tanah Bumbu yaitu -2,10 persen,” jelasnya.
Selain itu, rapat koordinasi tersebut juga membahas potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan akan meningkat pada periode tersebut. Pemerintah Provinsi Kalsel berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana.
“Selain fokus pada pengendalian inflasi, kami juga sangat memperhatikan potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi akan meningkat. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti arahan,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Kalsel akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga dan keamanan masyarakat terhadap potensi cuaca pada Idulfitri 2025 (smartbanau)
