Karhutla Kepung RSJ Sambang Lihum, Pasien Terpaksa Dievakuasi

By smartbanua 22 Sep 2026, 19:16:31 WITA, 11 Dibaca Daerah
Karhutla Kepung RSJ Sambang Lihum, Pasien Terpaksa Dievakuasi



Banjar - Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) mengepung kawasan Rumah Sakit Jiwa ( RSJ ) Sambang Lihum, Selasa 22 September 2026.Sebanyak 167 pasien terpaksa dievakuasi  akibat  asap.

Baca Lainnya :


Direktur RSJ Sambang Lihum, Yuddy Riswandhy Noora, mengatakan dampak karhutla tersebut akibat kawasan hutan lindung Liang Anggang yang berada di sekitar lingkungan rumah sakit terbakar sejak beberapa hari lalu.


Ia menyebut, total luas lahan RS sekitar 20 hektare, hanya 6 hektare yang saat ini digunakan sebagai fasilitas layanan, sementara sisanya masih berupa kawasan berhutan yang terdampak karhutla.


“Dari 14 hektare itu hampir semua terdampak, hanya titik apinya yang tersebar. Untuk area yang cukup besar sekitar dua hektare,” ujarnya.


Api disebut mulai muncul sejak beberapa hari sebelumnya dan sempat ditangani bersama BNPB dan BPBD, termasuk melalui dukungan helikopter water bombing. Namun, kondisi kembali memburuk saat helikopter dialihkan ke lokasi lain, sehingga api membesar dan asap mengarah ke area rumah sakit.


“Kami akhirnya melakukan evakuasi sementara karena asap semakin tebal,” katanya.


Ia mengatakan evakuasi terpaksa dilakukan secara internal dengan memindahkan pasien dari ruangan yang berdekatan dengan titik api ke area yang dinilai lebih aman. Secara medis, pelayanan rumah sakit disebut masih berjalan normal. Namun, banyak pasien mulai mengeluhkan dampak asap.


“Operasional medis tetap berjalan, tapi keluhan pasien cukup banyak,” ujarnya.


Pihak rumah sakit sempat membagikan masker kepada pasien, namun dinilai tidak cukup menahan paparan asap sehingga evakuasi menjadi langkah utama.


Untuk mencegah api kembali mendekat, RSJ Sambang Lihum berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan BNPB, serta melaporkan kondisi tersebut kepada Gubernur Kalimantan Selatan.


Dari hasil koordinasi, direncanakan dilakukan pembersihan lahan di sekitar kawasan rumah sakit untuk memutus penyebaran api sekaligus memudahkan penanganan. Selain itu, rumah sakit juga menyiapkan sumber air tambahan melalui pembangunan sumur gali sebagai langkah antisipasi.


RSJ Sambang Lihum turut menyiapkan skenario evakuasi eksternal apabila kondisi memburuk, dengan menggandeng Dinas Sosial.


Salah satu lokasi yang disiapkan adalah aula Balai Rehabilitasi Sosial yang diperkirakan mampu menampung sekitar 150 orang.


Meski demikian, pihak rumah sakit masih mengutamakan evakuasi internal sembari menunggu penanganan api di sekitar kawasan.


Yuddy berharap pengerahan peralatan dan penanganan karhutla dapat segera diperkuat agar titik api bisa dikendalikan.


“Kalau sudah terkendali, kami berharap tidak perlu evakuasi eksternal,” pungkasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.