- Pemprov Kalsel Kembali Beri Insentif Pajak Kendaraan
- Hari Jadi ke-76 Kalsel Perkuat Identitas Provinsi Religius
- Hadiri Rakor Integritas se-Kalimantan, Sekdaprov Kalsel Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi
- IFA Archipelago Kalsel 2026 Dimulai, Fathul Jannah: Sasirangan Warisan Budaya Banjar
- Polresta Banjarmasin Tingkatkan Kesiapsiagan hadapi Ancaman Karhutla
- Warga Sungai Rangas Antusias Tukar Sampah dengan Sembako
- Pamor Borneo 2026 Ditutup, Hj. Fathul Jannah Tampil dengan Sasirangan Motif Borneo Bersama
- Lomba Masak Serba Ikan Kalsel 2026 Jadi Momentum Gerakan Makan Ikan untuk Cegah Stunting
- Gubernur H. Muhidin Resmi Buka Pamor Borneo 2026; Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penguatan Investasi, Perdagangan dan Transformasi Digital
- Dit Intelkam Polda Kalsel Ajak Warga HSS Perkuat Persatuan
Ketua Dekranasda Kalsel Tinjau Stand Kerajinan Usai Peluncuran CoE 2026 di Jogyakarta



Yogyakarta, smartbanua.com — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, meninjau langsung sejumlah stand Dekranasda kabupaten/kota usai acara peluncuran Calendar of Event (CoE) South Kalimantan 2026 di area Teras Malioboro, Yogyakarta, Jumat (14/11/2025) malam.
Baca Lainnya :
- Kalsel Luncurkan Calendar of Event 2026 di Yogyakarta, Tampilkan Tradisi, Sasirangan, dan 156 Agenda Wisata0
- Pemprov Kalsel Luncurkan Aplikasi BEKANTAN, Dorong Investasi Digital Terpadu di Kalsel0
- Hj. Fathul Jannah Muhidin Raih Penghargaan Bunda PAUD Terbaik Nasional 20250
- Dukung Go Green, Gubernur Kalsel Sediakan Buggy Car dan Sepeda Listrik di Anjungan Kalsel TMII0
- Dinas Sosial Pemprov Kalsel Gelar Sidang Tim Pertimbangan Izin Pengangkatan Anak (PIPA) Tahun 20250
Peninjauan tersebut menjadi rangkaian penting setelah peresmian CoE 2026 yang menghadirkan 156 event pariwisata sepanjang tahun, sekaligus momentum untuk memperkuat promosi produk kerajinan unggulan dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
Apresiasi untuk Karya Perajin Banua
Dalam kunjungannya, Hj. Fathul Jannah memberikan apresiasi atas kreativitas, antusiasme, dan keragaman produk dari perajin di seluruh daerah.
“Kita bangga melihat antusias dan inovasi para perajin dari seluruh kabupaten/kota. Produk yang ditampilkan hari ini membuktikan bahwa kriya Kalsel memiliki kualitas yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujarnya saat berkeliling stand.
Ia menyempatkan berdialog dengan para perajin, meninjau proses produksi, serta memberi masukan terkait pengembangan desain dan peningkatan kualitas kemasan agar produk semakin kompetitif di pasar modern.
Hj. Fathul Jannah menegaskan komitmen Dekranasda Kalsel untuk terus mendorong perajin lokal naik kelas melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, pendampingan, dan perluasan akses pemasaran.
Dorongan Penguatan Ekonomi Kreatif Daerah
Ketua DWP Kalsel, Hj. Masrupah Syarifuddin, turut menyampaikan apresiasi bagi kabupaten/kota yang menampilkan produk terbaiknya. Ia berharap ajang seperti ini dapat menjadi sarana promosi efektif serta memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.
“Kami berharap ke depan semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam dunia kriya dan kerajinan. Ini bagian dari identitas budaya kita yang harus terus dilestarikan,” ujarnya.
Produk Unggulan Kalsel Tampil di Yogyakarta
Peninjauan berlangsung hangat dan interaktif. Berbagai produk unggulan dipamerkan, di antaranya:
-
Sasirangan dengan ragam motif khas,
-
Anyaman purun dan rotan,
-
Aksesori dan kerajinan seni,
-
Produk olahan ekonomi kreatif lain yang menggambarkan karakter budaya Banua.
Kehadiran stand-stand ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Teras Malioboro yang antusias mengenal lebih dekat kerajinan khas Kalimantan Selatan.
Dekranasda Kalsel Dorong Promosi Kerajinan Naik Tingkat
Melalui kegiatan peninjauan ini, Dekranasda Kalsel berharap produk kerajinan daerah semakin dikenal secara luas, sejalan dengan peluncuran CoE South Kalimantan 2026 yang menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan dan penguatan sektor ekonomi kreatif.(raponggati/smartbanua)
