- Sanggar Seni Suluh Banua Angkat Nilai Budaya Dayak Deah Lewat Tari Njipah, Tabalong Juara Umum FKTD Kalsel 2026
- 4.151 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNISKA MAB
- Hujan Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel
- Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam Karhutla ke Polda Kalteng
- Dishut Kalsel 24 Jam Jaga Hutan Lindung Liang Anggang Dari Karhutla
- Dinkes Kalsel Perkuat Layanan Kesehatan Dampak Kabut Asap
- Pemprov Kalsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Jembatan Non-Nasional, Enam Daerah Jadi Pilot Project
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Karya Penyandang Disabilitas, Merdeka Berkarya Tanpa Batas
- Kabut Asap Kembali Ganggu 10 Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
- Baayun Maulid Tapin 2026: Tradisi Maulid Nabi dan Warisan Budaya Banjar
Kodam Lambung Mangkurat Simbol Kebangkitan Pertahanan Rakyat Kalsel

Banjarbaru - Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menegaskan pentingnya peran TNI di Kalimantan Selatan dalam menjaga potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah di daerah tersebut.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri acara ground breaking di Banjarbaru. Menurutnya, kekayaan alam Kalsel menjadi aset strategis yang harus dijaga bersama agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun 0
- Sekdaprov Kalsel Pimpin Apel Gabungan Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Tahun 20260
- MUI Kalsel Gelar Pelatihan Sembelih Halal0
- Momentum HKG PKK 2026, Fathul Jannah Muhidin Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Sabilal Muhtadin0
- May Day di Mapolresta Banjarmasi Buruh Minta Outsourcing Dihapuskan dan Tuntut Kenaikan Upah0
“Kalsel ini sumber daya alamnya tinggi. Hal ini perlu dijaga untuk berlangsung manfaatnya, sehingga TNI-Polri bersama-sama menjaga,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pembangunan sektor pertahanan tidak semata diukur dari kekuatan militer atau alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga dari kesiapan dan kekuatan rakyat yang dibangun sejak dini.
“Tidak hanya menghadapi perang, namun dalam keadaan damai TNI dapat bahu membahu membangun kesejahteraan rakyat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut penamaan Kodam X/Lambung Mangkurat memiliki makna simbolis sebagai bentuk kebangkitan pertahanan berbasis rakyat di Kalimantan Selatan.
“Ini adalah kebangkitan pertahanan rakyat Kalsel. Kodam Lambung Mangkurat merupakan doa seluruh rakyat Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat serta aparat lainnya, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan di daerah. (/smartbanua)
