- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Modifikasi Cuaca Bakal Kembali Dilakukan Di Kalsel

Banjarmasin : Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sedang dalam kondisi kemarau, sesuai prediksi BMKG puncaknya terjadi bulan September ini. Meski masih ada turun hujan.
Namun begitu, walaupun wilayah Kalsel sempat dilakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada juli. Rencananya akan kembali dilaksanakan, atas permintaan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor.
Hal itu, diungkap Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi, mewakili Kepala BPBD Kalsel R Suria Fadliansyah, saat ditemui di Banjarbaru, Kamis (12/9/2024).
Menurut Bambang, saat ini terjadi kemarau basah di Kalsel, sehingga awan hujan masih banyak dan bisa dilakukan teknologi modifikasi cuaca, agar tetap turun hujan.
"Pak Gubernur sudah meminta kepada BNPB dan itu disetujui, namun masih melihat kondisi cuaca kalsel untuk dilaksanakan. Karena masih turun hujan," katanya.
Bambang, memastikan meski Kalsel sedang Kemarau, namun bencana Karhutla masih terkendali, jika dibandingkan, sangat jauh lebih baik kondisinya dari tahun-tahun sebelumnya.
Baca Lainnya :
- Orientasi Anggota DPRD Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan, Gubernur Paman Birin Tekankan Sinergi 0
- Maulid Nabi Muhammad SAW; Momentum Meningkatkan Keimanan dan Memperbaiki Amal Sholeh0
"Luasan yang terbakar ada sekitar 100 Hektar, lahan itupun, yang sulit kita jangkau, namun upaya pemanadaman tetap dilakukan," jelasnya.
Untuk diketahui, antisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) saat kemarau terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bersama Tim Satgas Karhutla, yakni TNI/Polri, Maggala Agni, hingga masyarakat (smartbanua)
