- Komisi I DPR RI Kunjungi Markas Korem 101/Antasari Bahas Kodam Baru
- Pemprov Kalsel Fasilitasi 150 Lulusan SMA Kuliah Luar Negeri
- Kementrian PU Rencanakan Bangun Jembatan Barito Dua
- Tolak Instruksi Menhub Ratusan Massa Datangi KSOP Banjarmasin
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya
- Gubernur Kalsel Resmikan Lapangan Tenis Binda Kalsel, Hj Fathul Jannah Tekankan Olahraga sebagai Jembatan Silaturahmi
- Sheila On 7 Guncang Buzz Youth FestPuluhan Ribu Penonton Bernyanyi Bersama
- Ketua TP PKK Kalsel Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Jejangkit Batola
- Wayang Golek Sunda: Sejarah, Perkembangan, dan Nilai Budaya Sejak Abad ke-17
- Kehangatan di RS Bhayangkara, Gubernur dan Kapolda Kalsel Dampingi Dua Anak Yatim Pejuang Kesembuhan
Museum Lambung Mangkurat Sosialisasi Lukisan Gusti Solihin

Keterangan Gambar : Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra,saat Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Banjarbaru: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat tidak hanya menggelar Pameran Temporer ke-4. Tetapi juga melaksanakan Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penataan dan perawatan karya seni koleksi Museum Lambung Mangkurat. Sosialisasi tersebut turut melibatkan akademisi. Serta kurator seni bersertifikat guna memastikan standar penanganan karya seni dilakukan secara profesional.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menjelaskan bahwa pelibatan para ahli menjadi langkah penting untuk menjamin setiap karya yang dipamerkan benar-benar layak tampil dan mampu merepresentasikan kualitas terbaik para seniman perupa Banua. “Sosialisasi ini tidak hanya membahas karya, tetapi juga cara menampilkan, memelihara, serta memperbaiki atau merestorasi karya seni jika ditemukan kerusakan,” ujar Tantri.
Baca Lainnya :
- Polda Kalsel Siap Gelar Ops Lilin Intan 20250
- DK Banjarmasin Gelar Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hadirkan Ruang Pertemuan Para Penyair Muda0
- 22 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko Terra Drone Kemayoran, Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi Tanpa Tes DNA0
- Pemprov Kalsel Gelar Program Rehabilitasi Sosial Remaja Angkatan VIII Tahun 2025, Libatkan 90 Peserta dari 13 Kabupaten/Kota0
- Gubernur Kalsel dan Pangdam XXII Teken Kesepakatan Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat di Banjarbaru0
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong para seniman untuk terus berkarya, sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat Kalimantan Selatan. Khususnya dalam bidang seni rupa dan lukisan.
“Semoga edukasi ini dapat menambah wawasan masyarakat Banua tentang pentingnya merawat dan mengapresiasi karya seni,”katanya.(/smartbanua)
