- Ribuan Buruh May Day di Mapolresta Banjarmasin, Minta outsourcing Dihapus
- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
- Diskop UKM Kalsel Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
- Capai Impresif 2025, Gubernur H. Muhidin Optimis Kalsel Menarik Banyak Investor di Tahun 2026
Museum Lambung Mangkurat Sosialisasi Lukisan Gusti Solihin

Keterangan Gambar : Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra,saat Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Banjarbaru: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat tidak hanya menggelar Pameran Temporer ke-4. Tetapi juga melaksanakan Sosialisasi Hasil Kajian Ruang Tata Pamer Gedung Lukisan Gusti Solihin.
Kegiatan yang berlangsung di Banjarbaru ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas penataan dan perawatan karya seni koleksi Museum Lambung Mangkurat. Sosialisasi tersebut turut melibatkan akademisi. Serta kurator seni bersertifikat guna memastikan standar penanganan karya seni dilakukan secara profesional.
Kepala Disdikbud Kalsel, Galuh Tantri Narindra, menjelaskan bahwa pelibatan para ahli menjadi langkah penting untuk menjamin setiap karya yang dipamerkan benar-benar layak tampil dan mampu merepresentasikan kualitas terbaik para seniman perupa Banua. “Sosialisasi ini tidak hanya membahas karya, tetapi juga cara menampilkan, memelihara, serta memperbaiki atau merestorasi karya seni jika ditemukan kerusakan,” ujar Tantri.
Baca Lainnya :
- Polda Kalsel Siap Gelar Ops Lilin Intan 20250
- DK Banjarmasin Gelar Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hadirkan Ruang Pertemuan Para Penyair Muda0
- 22 Orang Tewas dalam Kebakaran Ruko Terra Drone Kemayoran, Seluruh Korban Berhasil Diidentifikasi Tanpa Tes DNA0
- Pemprov Kalsel Gelar Program Rehabilitasi Sosial Remaja Angkatan VIII Tahun 2025, Libatkan 90 Peserta dari 13 Kabupaten/Kota0
- Gubernur Kalsel dan Pangdam XXII Teken Kesepakatan Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat di Banjarbaru0
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong para seniman untuk terus berkarya, sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat Kalimantan Selatan. Khususnya dalam bidang seni rupa dan lukisan.
“Semoga edukasi ini dapat menambah wawasan masyarakat Banua tentang pentingnya merawat dan mengapresiasi karya seni,”katanya.(/smartbanua)
