Peduli itu Kita; Wagub Hasnuryadi Sulaiman Rayakan Bulan Peduli Down Syndrome Tahun 2026 Bersama Anak-Anak serta Silaturahmi Keluarga PIK POTADS

By smartbanua 08 Nov 2026, 17:20:30 WITA, 8 Dibaca Pemprov Kalsel
Peduli itu Kita; Wagub Hasnuryadi Sulaiman Rayakan Bulan Peduli Down Syndrome Tahun 2026 Bersama Anak-Anak serta Silaturahmi Keluarga PIK POTADS


BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua BKOW Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi menghadiri Perayaan Bulan Peduli Down Syndrome Tahun 2026 yang dirangkai dengan Silaturahmi Keluarga Besar Pusat Informasi dan Kegiatan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (PIK POTADS) Kalsel, di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (8/11/2026) pagi.

Baca Lainnya :

Mengusung tema “Peduli itu Kita”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian dan penerimaan terhadap anak-anak penyandang Down Syndrome di Provinsi Kalsel.

Perayaan berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kemampuan anak-anak PIK POTADS Kalsel di bidang seni dan budaya. Sejumlah penampilan yang disuguhkan di antaranya Tari Banjar Ampar-Ampar Pisang oleh anak-anak usia 5–8 tahun, Tari Melayu Cindai oleh remaja putri, serta Tari Cahaya Nusantara yang dibawakan remaja putra.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan berbagai penampilan anak-anak PIK POTADS Kalsel. Selain pertunjukan seni tari, acara juga menampilkan fashion show anak-anak Down Syndrome bersama para pendamping serta drama bertajuk “Aku Ada Aku Bisa” yang melibatkan anak-anak Down Syndrome dan komunitas seni peran.

Kegiatan turut diisi dengan lelang amal kain sasirangan hasil karya anak-anak PIK POTADS Kalsel yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan membatik sasirangan. Hasil lelang tersebut akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pengembangan potensi dan tumbuh kembang anak-anak Down Syndrome.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman mengapresiasi PIK POTADS Kalsel serta para orang tua dan pendamping yang selama ini MK berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Pendampingan sehari-hari yang Bapak dan Ibu lakukan merupakan bagian terpenting dalam tumbuh kembang anak. Izinkan kami menempatkan diri sebagai mitra dalam pendampingan tersebut,” ujarnya.

Menurut Wagub Hasnuryadi, kemampuan anak-anak yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut perlu diikuti dengan dukungan pemerintah melalui layanan publik yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan.

“Deteksi dini dan pendampingan tumbuh kembang perlu tersedia sampai ke puskesmas,” tegasnya.

Selain itu, Wagub H. Hasnuryadi juga menegaskan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas.

“Tentu kami memandang anak-anak di ruangan ini sebagai warga yang berhak atas layanan, dan keluarga berhak menagih pelaksanaannya kepada kami,” ungkap Hasnuryadi.

Selain akses layanan kesehatan dan pendampingan, Hasnuryadi turut mengajak dunia usaha di Kalsel untuk membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016, yakni kewajiban mempekerjakan paling sedikit dua persen penyandang disabilitas bagi instansi pemerintah dan satu persen bagi perusahaan swasta.

Terkait keberlanjutan program, Pemprov Kalsel juga menyiapkan kelanjutan Rencana Aksi Daerah bagi Penyandang Disabilitas yang berakhir pada tahun ini. Hasnuryadi mengajak keluarga dan komunitas untuk menyampaikan masukan berdasarkan pengalaman pendampingan sehari-hari melalui Dinas Sosial Provinsi Kalsel.

“Masukan itu yang membuat rencana tersebut sesuai dengan kebutuhan kita di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PIK POTADS Kalsel, Sigit Bayu Adhi, menyampaikan bahwa perayaan Bulan Peduli Down Syndrome menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta potensi yang dimiliki. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin terbuka dalam menerima dan memberikan kesempatan kepada anak-anak Down Syndrome untuk berkembang.

“Harapan kami, anak-anak Down Syndrome mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkarya, dan menunjukkan potensi terbaik mereka. Dukungan semua pihak sangat berarti bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Melalui perayaan ini, PIK POTADS Kalsel mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian yang diwujudkan melalui penerimaan, pendampingan, dan pemberian kesempatan yang setara bagi anak-anak Down Syndrome untuk berkembang, berkarya, dan berprestasi.

Kegiatan turut dihadiri Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Sejumlah Kepala SKPD Kalsel dan tamu undangan lainnya. (rfq)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.