- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Tabligh Akbar dan Haul ke-6 Almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bunbu
- Polda Kalsel Sosialisasikan KUR Himbara Tanpa Agunan untuk Petani Jagung
- Gubernur Kalsel Bakal Evaluasi Kembali Kinerja Pejabat hingga Eselon IV
- Kolaborasi Dispora dan DLH Kalsel Libatkan Pemuda Jadi Agen Lingkungan
- Terima Reses Komisi XI DPR RI, Gubernur H. Muhidin Sampaikan Keberhasilan Pemprov Kalsel atas Kinerja Tinggi dan Penurunan Stunting serta Kemiskinan
- Polisi Ringkus Guru Silat Cabul di Banjarmasin
- Tiang Pertama Dipancang, Makodam Lambung Mangkurat Target Rampung 2027
- Kodam Lambung Mangkurat Simbol Kebangkitan Pertahanan Rakyat Kalsel
- Kodam Lambung Mangkurat Kalsel Resmi Mulai Dibangun
Pemprov Kalsel Gerakan Anti Radikalisme ke Generasi Muda

Banjarbaru, smartbanua.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme, khususnya di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Gerakan Aksi Damai Pencegahan Ancaman Faham Radikalisme dan Terorisme, yang dilaksanakan di Lapangan Dr. Murjani, Kota Banjarbaru, Minggu (14/12/2025).
Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.10 Wita ini dipimpin oleh Kasubbid Penanganan Konflik Kesbangpol Kalsel Israjuddin bersama Kasubbid Kewaspadaan Dini dan Intelijen Afreza Rahman, S.STP, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, pegiat perdamaian, serta guru dan pelajar SMA/SMK.
Baca Lainnya :
- Tagana Kalsel Bantu Dapur Umur di Aceh Tamiang 0
- Gubernur Kalsel Apresiasi Jambore IMI Kalsel 2025, Dorong Solidaritas dan Safety Riding Komunitas Otomotif Banua0
- DK Banjarmasin Resmi Tutup Dialektika Sastra Menara Pandang 2025, Hajriansyah Harapkan Penyair Terus Konsisten Menulis Puisi0
- Museum Lambung Mangkurat Sosialisasi Lukisan Gusti Solihin0
- Polda Kalsel Siap Gelar Ops Lilin Intan 20250
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalimantan Selatan, Heriansyah menegaskan bahwa pendekatan aksi damai merupakan strategi penting dalam membangun ketahanan ideologi di lingkungan pendidikan.
“Gerakan aksi damai ini merupakan bentuk kontra-radikalisasi yang efektif dan relevan bagi pelajar. Pendekatan non-represif menjadi kunci untuk membangun kesadaran, memperkuat nilai kebangsaan, serta meningkatkan daya tangkal generasi muda terhadap pengaruh paham radikal dan ekstrem,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelibatan pelajar dalam kegiatan positif seperti ini juga berfungsi sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi penyebaran ideologi ekstremisme di lingkungan sekolah.
“Pelajar harus kita jadikan subjek, bukan objek. Dengan ruang dialog dan edukasi yang tepat, mereka dapat menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat,” tegas Heriansyah.
Kegiatan ini turut dihadiri Kanit Cegah Satgaswil Densus 88 AT Kalsel IPDA Alim Sumartono, S.H, Panit III Subdit Kamneg Ditintelkam Polda Kalsel IPDA Mursid Chori Indra, Duta Damai FKPT Rohiyansyah, serta perwakilan Disdikbud Provinsi Kalsel, Diskominfo Provinsi Kalsel, dan Kesbangpol Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, serta Kabupaten Banjar.
Peserta kegiatan melibatkan perwakilan guru dan pelajar SMA/SMK dari Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar, dengan jumlah sekitar 30 pelajar yang mengikuti kegiatan secara aktif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai di kawasan car free day Lapangan Dr. Murjani, dilanjutkan dengan deklarasi aksi damai pencegahan radikalisme dan terorisme, serta diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan toleran.
Melalui kegiatan ini, Kesbangpol Kalsel berharap sinergi lintas sektor dalam pencegahan radikalisme dan terorisme terus diperkuat, khususnya di lingkungan pendidikan, demi menjaga persatuan, stabilitas daerah, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(/smartbanua)
