- Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel Fokus pada Kebersamaan, Pelayanan Masyarakat dan Efisiensi Anggaran
- Wagub Hasnuryadi Sulaiman Pimpin Peringatan HUT ke-77 Proklamasi Tentara ALRI; Ajak Generasi Muda Teladani Tekad dan Semangat Pejuang
- Polda Kalsel Panen 4 Ton Jagung di Tanah Laut
- Provinsi Kalsel Ikuti Peresmian Operasionalisasi 1.016 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap Pertama
- Pemprov Bersama TNI dan Polri Sidak SPBU, Pastikan Distubusi BBM Subsidi Solar Lancar
- Sekdaprov Kalsel Buka Rakor Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Banjar
- Sopir Truk Datangi Kantor Gubernur Menjerit Solar Sulit Didapat
- Pemprov Kalsel Terima Sertifikat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Musik Panting
- Segarkan Organisasi Gubernur Muhidin Kembali Lantik Ratusan Pejabat
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Tabligh Akbar dan Haul ke-6 Almarhum H. Andi Arsyad Petta Tahang di Tanah Bunbu
Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan

Banjarbaru - Isu kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah masih menjadi tantangan serius di Kalimantan Selatan. Hal ini mendorong Gubernur Kalsel H Muhidin menekankan pentingnya peran strategis pengawas sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pendidikan.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah, dalam kegiatan pelantikan dan rapat kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Kalsel.
Baca Lainnya :
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering0
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan0
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus0
- Sempat Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar PKN0
- Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah di Tungkaran Banjar, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah0
“Pengawas berfungsi sebagai pengendali mutu, memastikan standar pendidikan berjalan dengan baik, sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ujar Dinansyah.
Ia juga menyoroti masih adanya tantangan besar, terutama kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Praktik pengawasan sekolah perlu terus diarahkan pada pendekatan yang memberikan solusi, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan,” katanya.
Selain itu, penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan. Pemerintah Provinsi Kalsel pun mendorong sinergi antara Dinas Pendidikan, pemerintah kabupaten/kota, dan APSI agar kebijakan dan implementasi di lapangan berjalan selaras dalam meningkatkan mutu pendidikan di Banua. (/smartbanua)
