- Sanggar Seni Suluh Banua Angkat Nilai Budaya Dayak Deah Lewat Tari Njipah, Tabalong Juara Umum FKTD Kalsel 2026
- 4.151 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNISKA MAB
- Hujan Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel
- Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam Karhutla ke Polda Kalteng
- Dishut Kalsel 24 Jam Jaga Hutan Lindung Liang Anggang Dari Karhutla
- Dinkes Kalsel Perkuat Layanan Kesehatan Dampak Kabut Asap
- Pemprov Kalsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Jembatan Non-Nasional, Enam Daerah Jadi Pilot Project
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Karya Penyandang Disabilitas, Merdeka Berkarya Tanpa Batas
- Kabut Asap Kembali Ganggu 10 Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
- Baayun Maulid Tapin 2026: Tradisi Maulid Nabi dan Warisan Budaya Banjar
Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan

Banjarbaru - Isu kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah masih menjadi tantangan serius di Kalimantan Selatan. Hal ini mendorong Gubernur Kalsel H Muhidin menekankan pentingnya peran strategis pengawas sekolah sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pendidikan.
Penegasan tersebut disampaikan melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dinansyah, dalam kegiatan pelantikan dan rapat kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Kalsel.
Baca Lainnya :
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering0
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan0
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus0
- Sempat Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar PKN0
- Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah di Tungkaran Banjar, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah0
“Pengawas berfungsi sebagai pengendali mutu, memastikan standar pendidikan berjalan dengan baik, sekaligus menjaga akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan di setiap satuan pendidikan,” ujar Dinansyah.
Ia juga menyoroti masih adanya tantangan besar, terutama kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Praktik pengawasan sekolah perlu terus diarahkan pada pendekatan yang memberikan solusi, berbasis data, dan berorientasi pada perbaikan mutu pendidikan,” katanya.
Selain itu, penguatan literasi, numerasi, dan pembentukan karakter dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan. Pemerintah Provinsi Kalsel pun mendorong sinergi antara Dinas Pendidikan, pemerintah kabupaten/kota, dan APSI agar kebijakan dan implementasi di lapangan berjalan selaras dalam meningkatkan mutu pendidikan di Banua. (/smartbanua)
