- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Polisi Grebek Rumah Pasutri di Kelayan A, Temukan Sabu 8,9 Gram

Banjarmasin : Sat Resnarkoba Polresta Banjarmasin menggrebek rumah Sepasang suami istri ( Pasutri ) di Banjarmasin Selatan, tepatnya di Jalan Kelayan A, Gang Kenang, Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Jumat (7/3/2025) sore.
Keduanya diketahui, AD (25), seorang ibu rumah tangga, dan suaminya AM, yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas.
Baca Lainnya :
- Gubernur Hadiri Buka Puasa Bersama dan Haul Jamak Para Muassis Pondok Pesantren Maarif Assunniyyah Tambarangan Tapin0
- Wagub Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin0
- Tadarusan Rutin Malam Nuzulul Quran di Dikediaman Gubernur Kalsel H. Muhidin 0
- Gubernur Silaturahmi dan Berbuka Puasa Bersama Jajaran Kemenag Kalsel, MUI, Muhammadiyah dan NU Kalsel0
- Gubernur Berbuka Puasa dan Sholat Magrib Berjamaah di Kediaman Pj. Sekdaprov Bersama Pejabat Pemprov 0
Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin, AKP Syuaib Abdullah, mengatakan penangkapan keduanya berbekal dari laporan warga yang curiga dengan aktivitas di rumah pasutri tersebut.
“Kami mendapat informasi bahwa mereka sering melakukan transaksi sabu. Setelah dilakukan penyelidikan, keduanya terbukti menyimpan dan mengedarkan narkoba,” ungkapnya.
Kasat mengatakan, dalam penggerebekan itu,
sang suami AD kedapatan menggenggam satu paket sabu seberat 2,29 gram, sementara dari kantong celana AM ditemukan dua paket sabu dengan berat 7,22 gram. Total seberat 8,9 gram.
Tak hanya narkoba, petugas juga menyita barang bukti lain, antara lain satu mikrofon pink, dua ponsel Oppo (A17k warna gold dan A16 warna hitam), uang tunai Rp3,1 juta, serta alat-alat pengemasan sabu.
"AD dan AM dijerat Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman berat," ucapnya.(smartbanua)
