- Momentum HKG PKK 2026, Fathul Jannah Muhidin Hadiri Kajian Muslimah di Masjid Sabilal Muhtadin
- May Day di Mapolresta Banjarmasi Buruh Minta Outsourcing Dihapuskan dan Tuntut Kenaikan Upah
- Ribuan Buruh May Day di Mapolresta Banjarmasin, Minta outsourcing Dihapus
- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional 2025, Bersamaan dengan 9 Tokoh Lainnya

Keterangan Gambar : Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025). (Dok. YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta, smartbanua.com – Presiden RI ke-2, Jenderal Besar Soeharto, resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2025. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Senin (10/11/2025) di Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025.
Bersamaan dengan Soeharto, sembilan tokoh lainnya juga dianugerahi gelar serupa. Pemerintah menilai Soeharto layak menerima penghargaan ini karena jasanya dalam menjaga stabilitas nasional dan membangun pondasi ekonomi Indonesia selama masa kepemimpinannya.
Baca Lainnya :
- Entry Meeting Gabungan, Gubernur H. Muhidin Berkomitmen Perbaiki Tata Kelola Keuangan dan Pembangunan Daerah0
- Gubernur Kalsel Dukung Sinergi TNI dan Kejaksaan Amankan Aset Negara0
- Pemprov Kalsel dan DPD RI Perkuat Sinergi : Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional0
- PWI-Adaro Cup 2025 Antar Wartawan Kembali Digelar0
- Judo Kalsel Turunkan Enam Atlet di POPNAS XVII 2025, Satu Masuk Semifinal0
“Pemberian gelar ini merupakan bentuk penghormatan negara kepada para tokoh yang telah memberi kontribusi besar terhadap bangsa, termasuk Pak Harto,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Proses penetapan dilakukan secara ketat melalui kajian mendalam oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) yang terdiri dari akademisi, sejarawan, dan tokoh masyarakat. Menteri Kebudayaan sekaligus Ketua Dewan GTK, Fadli Zon, menjelaskan bahwa seluruh nama diajukan berdasarkan usulan masyarakat.
Dalam kajian tim peneliti, Soeharto dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan kestabilan ekonomi, swasembada pangan, serta memperkuat diplomasi Indonesia di kancah internasional.
“Beliau berhasil membawa Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil, serta mengokohkan peran negara di tingkat global. Itu yang menjadi dasar utama pemberian gelar ini,” kata Fadli Zon. Ia menegaskan, keputusan ini diambil berdasarkan kajian sejarah dan bukti dokumenter, bukan atas pertimbangan politik.
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional Soeharto tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK Tahun 2025 mengenai Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Berikut 10 tokoh yang ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2025:
-
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur
-
Jenderal Besar TNI Soeharto – Jawa Tengah
-
Marsinah – Jawa Timur
-
Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
-
Hajjah Rahma El Yunusiyyah – Sumatera Barat
-
Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah
-
Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
-
Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur
-
Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara
-
Zainal Abisin Syah – Maluku Utara
Pemerintah berharap penetapan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk meneladani semangat pengabdian dan dedikasi para tokoh tersebut dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara.(/smartbanua)
