- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Tiga Jasad Korban Heli Jatuh di Kalsel Berhasil Diidentifikasi Mereka WNA


Banjarmasin : Tim DVI Polda Kalsel memberikan informasi terkait hasil identifikasi korban jatuhnya helikopter di Kalsel, Sabtu (6/9/2025) malam.
Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes M El Yandiko mengatakan, sudah ada tiga jasad korban yang berhasil dilakukan identifikasi, ketiganya merupakan warga negara asing.
Baca Lainnya :
- Drone UAV-VTOL Dit Samapta Polda Kalsel Jatuh Saat Bantu Pencarian Helikopter Hilang di Mantewe Tanah Bumbu0
- Kotak Hitam Heli Jatuh di Kalsel Diserahkan ke pihak KNKT0
- Basarnas Resmi Tutup OPS SAR Heli di Kalsel0
- Polda Kalsel Ungkap Penyelewengan 11,5 Ton Pupuk Subsidi di Tanah Laut0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Resmikan Masjid Jami Nurusyarie dan Masjid Besar Al Ikhlash Assyarrie di Tanah Laut0
"Sudah tiga yang berhasil diidentifikasi dari delapan orang korban, ketiganya warga negara asing," katanya.
Dia merincikan dapun tiga jenazah itu berinisial MW (68), CPW (67) dan SKP (56) yang berasal dari Australia, India dan Brazil.
Identitas ketiga jasad bisa terungkap usai dilakukan proses data post mortem, kemudian dikomparasi dengan data ante mortem korban ketika masih hidup, seperti sidik jari, hingga catatan rekam medis.
"Diidentifikasi dari gigi, karena perlu diketahui gigi ini termasuk bagian tubuh yang cukup tahan panas," ujarnya.
"Jasad yang sudah teridentifikasi, bagi keluarga korban silahkan jika mau dibawa pulang besok," jelasnya.
Sementara, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, mengungkapkan, saat ini Polda Kalsel terus berupaya agar seluruh jenazah bisa terindentifikasi.
"Mohon doanya, agar seluruh jasad bisa teridentifikasi secepatnya, Tim sedang bekerja," tambahnya. (smartbanua)
