- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Kotak Hitam Heli Jatuh di Kalsel Diserahkan ke pihak KNKT


Banjarmasin : Kotak hitam Black Box helikopter BK117 D3 yang jatuh di Kalsel, juga ditemukan pada Kamis (4/9/2025) siang dan langsung diangkut bersama dengan para korban.
Direktur Operasi Basarnas Laksmana Yudhi Bramantyo membenarkan penemuan kotak hitam itu, dan telah dibawa dari puing helikopter menuju Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru.
Baca Lainnya :
- Basarnas Resmi Tutup OPS SAR Heli di Kalsel0
- Polda Kalsel Ungkap Penyelewengan 11,5 Ton Pupuk Subsidi di Tanah Laut0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Resmikan Masjid Jami Nurusyarie dan Masjid Besar Al Ikhlash Assyarrie di Tanah Laut0
- FGD Kamtibmas Perairan; Gubernur H. Muhidin dan Kapolda Kalsel Sepakat Samakan Presepsi Metode Penangkapan Ikan Nelayan Kalsel, Jatim dan Jateng0
- Wagub Hasnuryadi Hadiri Haul Jama Wali Lima di Martapura, Teladani Semangat Ilmu dan Pengabdian Para Ulama0
“Black box sudah ditemukan, yang jelas semua disitu sudah dibersihkan,” ujar Bramantyo, Jumat (5/9/2025) dini hari.
Adapun saat ditemukan kotak hitam, ia mengungkapkan kondisi dari helikopter tersebut sudah hancur namun bagian ekor masih utuh.
Terkait penyebab, pihaknya mengarahkan ke Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Penyebab itu kewenangan KNKT,” tegasnya.
Jumat (5/9/2025) pagi. Kotak hitam telah resmi diserahkan Basarnas ke pihak KNKT di Lanud Syamsudin Noor.
"Dengan diserahkannya kotak hitam. Operasi SAR kami tutup," ujar Kepala Basarnas Banjarmasin, mewakili pimpinan pusat, usai penyerahan.
Diketahui, seluruh penumpang helikopter BK117 D3 sudah berhasil dievakuasi ke RS Bhayangkara Banjarmasin. Helikopter itu berisikan delapan penumpang.
Delapan penumpang itu ialah Capt Haryanto, Eng Hendra, Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, Iboy Irfan Rosa. Tiga diantara penumpang itu merupakan warga negara asing (WNA).
Puing dan jasad korban ditemukan pada Rabu (3/9) lalu dan kini dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang untuk mengetahui identutas dari para korban.(smartbanua)
