- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Diskop UKM Kalsel Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih

Banjarmasin - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembentukan dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pilar ekonomi kerakyatan di Banua.
Hal tersebut disampaikan Rahmaddin saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Awal Percepatan Pembangunan Fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Merah Putih yang digelar di Bappeda Kalsel, Banjarbaru, Senin 27 April.
Baca Lainnya :
- Capai Impresif 2025, Gubernur H. Muhidin Optimis Kalsel Menarik Banyak Investor di Tahun 20260
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terima Penghargaan Atas Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Kinerja Tinggi0
- Rakor Percepatan Penyusunan Raperda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP); Sekdaprov Kalsel: Ujung Tombak Target RPJMD dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 0
- Sudian Noor Soroti Pemondokan Haji Jauh dari Masjidil Haram, Minta Pemerintah Prioritaskan Kenyamanan Jemaah0
- Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu di Banjarmasin Utara, Dua Pelaku Ditangkap0
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis lintas sektor untuk mendorong penguatan kelembagaan koperasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Rahmaddin menjelaskan, percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sejalan dengan kebijakan nasional melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 yang menargetkan pembentukan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa menuju kemandirian dan pemerataan pembangunan. Selain itu, dukungan regulasi juga diperkuat melalui Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 terkait percepatan pembangunan sarana fisik koperasi.
“Keberadaan koperasi ini tidak hanya sebagai wadah ekonomi, tetapi juga menjadi akselerator dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, hingga memperpendek rantai distribusi,” ujar Rahmaddin.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, hingga April 2026 tercatat sebanyak 4.944 unit koperasi di Kalimantan Selatan, terdiri dari 2.931 koperasi umum dan 2.013 Koperasi Merah Putih. Capaian ini menunjukkan progres signifikan dalam pengembangan ekosistem koperasi di daerah.
Dalam paparannya, Rahmaddin juga mengungkapkan bahwa seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan telah mencapai 100 persen pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berbadan hukum, melalui skema pendirian koperasi baru maupun transformasi koperasi yang sudah ada.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, khususnya terkait pembangunan infrastruktur fisik seperti gerai dan pergudangan. Berdasarkan data lapangan, masih terdapat ratusan desa yang belum memiliki aset lahan, serta kendala kondisi geografis seperti lahan rawa dan lokasi yang kurang strategis.
Untuk itu, Rahmaddin menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, TNI, serta dukungan pendanaan dari pusat dan daerah guna mempercepat realisasi pembangunan fisik koperasi.
“Kunci keberhasilan program ini adalah kolaborasi. Kita membutuhkan integrasi perencanaan, pendanaan, dan pelaksanaan agar koperasi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi desa,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan langkah konkret antar pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan dan penguatan Koperasi Merah Putih di Kalimantan Selatan sebagai bagian dari visi pembangunan ekonomi berkelanjutan. (/smartbanua)
