- Kejari Banjar Geledah Kantor Dinkes
- Paskibraka Kalsel Ikuti Pemusatan Nasional
- Ribuan Warga Meriahkan Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin
- Wali Kota Banjarbaru Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan
- BPBD Banjarbaru Catat 49 Karhutla Hanguskan 200 Hektare
- Tugu Pal 0 Kilometer Segera Dibuka, Pemprov Kalsel Siapkan Nobar Final Piala Dunia
- Pemprov Kalsel Segera Implementasikan Manajemen Talenta ASN, H. Muhidin: Tingkatkan Kualitas Birokrasi
- Sekdaprov Syarifuddin Resmi Dilantik sebagai Ketua KORMI Kalsel 2026–2031, Gubernur H. Muhidin Dorong Budaya Olahraga Masyarakat
- Menhaj Resmikan Fasilitas Peningkatan Pelayanan Asrama Haji Kelas I Banjarmasin
- Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I 2026; Gubernur Kalsel Tekankan Implementasi Inovasi dan Peningkatan Disiplin
Polda Kalsel Gagalkan Peredaran 43,8 Kg Sabu di Banjarmasin Utara, Dua Pelaku Ditangkap

Polda Kalsel kembali mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar dengan menyita sabu seberat 43,8 kilogram. Dua tersangka berinisial AS dan RH berhasil diamankan dalam operasi yang digelar di kawasan Banjarmasin Utara.
Pengungkapan dilakukan oleh Subdit III Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan di halaman sebuah hotel di Jalan Hasan Basri, Rabu malam 8 April.
Dari hasil pemeriksaan, salah satu tersangka, AS, diketahui masih berstatus pelajar asal Jakarta Selatan. Sementara rekannya, RH, merupakan wiraswasta asal Lampung Selatan. Polisi menemukan barang bukti sabu yang dikemas dalam dua koper besar berwarna hitam.
Baca Lainnya :
- Polda Kalsel Musnahkan 75,2 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi0
- Menteri LH Dorong Kota Banjarbaru Wajib Raih Adipura 0
- Polisi Gagalkan Peredasan 2 Kg Sabu dan 1.670 Butir Ekstasi di Perairan Sungai Barito 0
- Motif Pembunuhan di Surgi Mufti Banjarmasin Gegara Alkohol0
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri HUT ke-23 Kabupaten Balangan, Apresiasi Kemajuan dan Sinergi Pembangunan0
Kapolda Kalsel, Rosyanto Yudha Hermawan, mengungkapkan bahwa keduanya adalah jaringan narkotika lintas provinsi, juga diduga terafiliasi dengan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama.
“Indikasinya terlihat dari karakteristik kemasan barang bukti yang mereka bawa,” ujarnya saat konferensi pers di Mapolda Kalsel, Senin 13 April.
Sementara, Dir Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Baktiar Joko Mujiono, mengatakan, jalur barang haram itu berasal dari Kalimantan Barat, kemudian melintas Kalimantan Tengah sebelum masuk ke wilayah Kalimantan Selatan.
“Barang ini rencananya akan diedarkan di Kalsel dan sebagian kemungkinan dikirim ke daerah lain. Kami akan terus lakukan pengembangan,” katanya.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis dalam Undang-Undang Narkotika dan KUHP, dengan ancaman hukuman berat. (/smartbanua)
