- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Festival Ekonomi Syariah Banua Dorong Kebangkitan Produk Halal

Banjarmasin : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut positif penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Banua 2025 yang digelar di The Jumpa Square Banjarmasin, jalan Belitung Darat, Kota Cinema Mall (KCM), Selasa (22/7/2025). Acara ini dinilai sebagai langkah penting dalam mendorong kebangkitan produk halal dan penguatan ekonomi syariah di daerah.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (KPw BI Kalsel) atas kolaborasinya bersama pemerintah daerah dalam menyelenggarakan acara tersebut.
Baca Lainnya :
- Kominfo Kalsel Dukung Rencana Penetapan Desa Anti Maladiministrasi 0
- Meutya Hafid dan Singtel Bahas Kemitraan Digital Regional, Pusat Data, AI, dan Zero Blank Spot0
- Sebanyak 90 Peserta Ikuti Desain Logo dan Tema HUT Kalsel0
- Kalsel Ingin Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Lewat Apotek Merah Putih0
- Program Makan Bergizi Gratis Mulai Menjangkau Sekolah Rakyat0
“Saya yakin masyarakat turut merasa antusias atas gelaran puncak Festival Ekonomi Syariah Banua yang juga dirangkaikan dengan Kick Off Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) pertama di Kalimantan Selatan,” ujar Miftahul Chair.
Menurutnya, konsep halal tidak hanya berkaitan dengan prinsip keagamaan, tetapi juga mengedepankan nilai inklusif, adil, merata, dan berkelanjutan, oleh karena itu, Festival Ekonomi Syariah Banua dinilai menjadi ajang strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Banua terhadap pentingnya ekonomi syariah dalam berbagai aspek kehidupan.
Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional”, kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Kalsel yakni KALSEL BERGERAK menuju gerbang logistik Kalimantan.
Festival ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik seperti pameran UMKM halal, seminar ekonomi syariah, serta peluncuran program-program pendukung lainnya dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah di Kalsel.
Hal tersebut juga dituangkan dalam misi pembangunan daerah yang menekankan pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, merata, dan berbasis syariah.
“Pemerintah Provinsi Kalsel terus bekerja keras, berkolaborasi dan bersinergi lintas sektor untuk mewujudkan pengembangan ekonomi syariah, BI menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan ini lewat program-program inovatifnya,” tambahnya.
Pemerintah berharap sinergi antar-lembaga dan sektor terkait semakin kokoh ke depan guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional, memajukan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, perputaran transaksi ekonomi selama acara ini diharapkan memberikan hasil yang menggembirakan dan mencerminkan semangat masyarakat terhadap produk-produk berbasis nilai syariah.
“Semoga Banua Kalsel semakin maju dan dilimpahi keberkahan dari Allah SWT,” tutupnya(smartbanua)
