- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Festival Ekonomi Syariah Banua Dorong Kebangkitan Produk Halal

Banjarmasin : Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut positif penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Banua 2025 yang digelar di The Jumpa Square Banjarmasin, jalan Belitung Darat, Kota Cinema Mall (KCM), Selasa (22/7/2025). Acara ini dinilai sebagai langkah penting dalam mendorong kebangkitan produk halal dan penguatan ekonomi syariah di daerah.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (KPw BI Kalsel) atas kolaborasinya bersama pemerintah daerah dalam menyelenggarakan acara tersebut.
Baca Lainnya :
- Kominfo Kalsel Dukung Rencana Penetapan Desa Anti Maladiministrasi 0
- Meutya Hafid dan Singtel Bahas Kemitraan Digital Regional, Pusat Data, AI, dan Zero Blank Spot0
- Sebanyak 90 Peserta Ikuti Desain Logo dan Tema HUT Kalsel0
- Kalsel Ingin Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Lewat Apotek Merah Putih0
- Program Makan Bergizi Gratis Mulai Menjangkau Sekolah Rakyat0
“Saya yakin masyarakat turut merasa antusias atas gelaran puncak Festival Ekonomi Syariah Banua yang juga dirangkaikan dengan Kick Off Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) pertama di Kalimantan Selatan,” ujar Miftahul Chair.
Menurutnya, konsep halal tidak hanya berkaitan dengan prinsip keagamaan, tetapi juga mengedepankan nilai inklusif, adil, merata, dan berkelanjutan, oleh karena itu, Festival Ekonomi Syariah Banua dinilai menjadi ajang strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Banua terhadap pentingnya ekonomi syariah dalam berbagai aspek kehidupan.
Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional”, kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Kalsel yakni KALSEL BERGERAK menuju gerbang logistik Kalimantan.
Festival ini juga diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik seperti pameran UMKM halal, seminar ekonomi syariah, serta peluncuran program-program pendukung lainnya dalam mendorong ekonomi dan keuangan syariah di Kalsel.
Hal tersebut juga dituangkan dalam misi pembangunan daerah yang menekankan pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, merata, dan berbasis syariah.
“Pemerintah Provinsi Kalsel terus bekerja keras, berkolaborasi dan bersinergi lintas sektor untuk mewujudkan pengembangan ekonomi syariah, BI menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi pertumbuhan ini lewat program-program inovatifnya,” tambahnya.
Pemerintah berharap sinergi antar-lembaga dan sektor terkait semakin kokoh ke depan guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional, memajukan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, perputaran transaksi ekonomi selama acara ini diharapkan memberikan hasil yang menggembirakan dan mencerminkan semangat masyarakat terhadap produk-produk berbasis nilai syariah.
“Semoga Banua Kalsel semakin maju dan dilimpahi keberkahan dari Allah SWT,” tutupnya(smartbanua)
