- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Kalsel Ingin Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Lewat Apotek Merah Putih

Banjar : Upaya meningkatkan layanan kesehatan (Yankes) masyarakat desa terus digalakkan. Salah satunya melalui pembentukan Apotek Koperasi Desa Merah Putih di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Koperasi Merah Putih yang menargetkan pendirian apotek dan klinik desa di seluruh Indonesia. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat integrasi pelayanan dasar di desa.
Baca Lainnya :
- Program Makan Bergizi Gratis Mulai Menjangkau Sekolah Rakyat0
- Ajang Promosi Daerah, Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Festival Golf 2025 di Lapangan Swargaloka Banjarbaru0
- Kapolda Kalsel Resmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarbaru0
- Dispora Kalsel Gelar Pelatihan Wirausaha Muda 0
- Pemprov Kalsel Gelar Rakor Puldata Kajian Khusus Kontribusi TNI 0
“Setiap Koperasi Merah Putih nantinya akan memiliki apotek dan klinik desa. Ini bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan desa,” jelas Diauddin saat meninjau apotek, Senin (21/7/2025).
Dinas Kesehatan Provinsi, lanjut Diauddin, memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran proses perizinan serta pembinaan bagi keberlanjutan apotek dan klinik desa ini.
“Kami dari Dinkes siap mendampingi agar apotek desa ini bisa berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” tambahnya.
Selain aspek kesehatan, kehadiran apotek dan klinik desa juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi. Program ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat pelayanan dasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis desa. Di Kalimantan Selatan sendiri, program ini ditargetkan menjangkau seluruh desa secara bertahap, melalui kolaborasi antara koperasi, pemerintah, dan pelaku UMKM.
“Ini bukan hanya soal layanan kesehatan, tapi juga bisa menambah penghasilan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Diauddin.(smartbanua)
