- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Jasad Penumpang KM Rucitra yang Diduga Menceburkan Diri Ditemukan di Pantai Batakan

Banjarmasin – Penumpang kapal KM Rucitra tujuan Surabaya–Banjarmasin yang sebelumnya diduga menceburkan diri akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad korban terdampar di kawasan Pantai Batakan, Minggu (28/12/2025), setelah tiga hari dilakukan upaya pencarian intensif.
Korban diketahui bernama Sumardi (44), warga Kabupaten Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia dilaporkan hilang tiga hari sebelumnya setelah diduga menceburkan diri dari atas kapal. Sekitar pukul 11.30 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban telah terbawa arus cukup jauh dari titik awal kejadian.
Baca Lainnya :
- Rakor Akhir Tahun, Gubernur Kalsel Evaluasi Realisasi APBD 20250
- Gubernur Kalsel Muhidin Minta Kades Tanggap Dengan Bencana0
- Rindu Abah Guru Sekumpul, Jemaah dari Berbagai Daerah Padati Martapura pada Momen 5 Rajab0
- Puncak Momen 5 Rajab Haul Sekumpul di Martapura: Cuaca Berawan, Jutaan Jemaah Padati Musala Ar-Raudhah0
- Dinsos Kalsel Siap Layani Jemaah Momen 5 Rajab, Posko Fajar Harapan Sediakan Ribuan Porsi Konsumsi0
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menjelaskan kronologi awal penanganan peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan pertama diterima dari KSOP Banjarmasin sekitar pukul 23.00 Wita pada malam kejadian.
“Saat menerima laporan, kami langsung menurunkan tim menggunakan speedboat. Namun karena cuaca buruk dan jarak pandang terbatas, pencarian pada malam itu belum membuahkan hasil,” ujar Putu.
Pada hari pertama dan kedua, tim SAR kembali melanjutkan pencarian dengan mengerahkan KN Laksmana. Operasi dilakukan bersama TNI–Polri, KSOP, dan pihak perusahaan pelayaran. Area pencarian diperluas ke arah timur, namun hasilnya masih nihil.
Memasuki hari ketiga, pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan di perairan Pantai Batakan, dalam kondisi tak bernyawa dan berada jauh dari lokasi awal diduga menceburkan diri.
“Korban ini ternyata lebih cepat keluar dari area pencarian karena dipengaruhi angin barat dan arus laut yang cukup cepat. Jarak penemuan korban sekitar 32 mil laut dari titik nol,” jelasnya.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi melalui Pelabuhan Trisakti untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Putu memastikan bahwa jasad yang ditemukan benar merupakan Sumardi, penumpang KM Rucitra yang dilaporkan hilang.
“Kami memastikan identitas korban dari gelang penumpang yang masih melekat dan sesuai dengan data manifes kapal,” tegasnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup. Pihak keluarga selanjutnya akan difasilitasi untuk proses pemulangan jenazah ke daerah asal. (/smartbanua)
