- Dishut Kalsel Tertibkan PETI di Tahura Sultan Adam
- RSJ Sambang Lihum Optimistis Raih Predikat WBBM 2027
- WFH ASN di Pemprov Kalsel Belum Diputuskan
- Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus
- Sempat Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar PKN
- Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah di Tungkaran Banjar, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah
- Berbaur Ulama, Habaib dan Jamaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Masjid Jami Tuhfaturroghibin
KPK OTT di Kantor KPP Madya Banjarmasin

Banjarmasin, smartbanua.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Tri Wibowo, membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.
Namun demikian, Wibowo menegaskan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait OTT tersebut. Ia menyebutkan, informasi resmi masih menunggu rilis dari KPK sebagai lembaga yang melakukan penindakan.
Baca Lainnya :
- Penghunian Hotel Bintang Kalsel Turun Akhir 20250
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan0
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan0
- Wakili Gubernur H Muhidin, Sekdaprov Kalsel Ikuti Ibadah Malam Nisfu Syaban 1447 H di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Ikuti Rakornas Kemendagri 2026, Siap Jalankan Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 20450
“Benar ada OTT oleh KPK , namun kami belum bisa menyampaikan detailnya. Saat ini masih menunggu rilis resmi,” ujar Wibowo saat dikonfirmasi Rabu, 4 Februari 2026.
Ia menambahkan, DJP Kalsel–Teng menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan akan bersikap kooperatif sesuai ketentuan yang berlaku.
"Untuk detil kejadian dan penjelasan lebih lanjut, kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPK," katanya
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait identitas pihak yang diamankan maupun konstruksi perkara dalam OTT tersebut. (/smartbanua)
