- Kalsel Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah
- Dislautkan Kalsel Rapat Kerja Teknis Perencanaan Pembangunan Kelautan dan Perikanan 2027
- Pemprov Kalsel Siapkan Kolaborasi Pasar Murah Sambut Ramadhan
- Jelang Ramadan Edar dan Harga Minyakita Diawasi Ketat
- Ketua Dekranasda Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin Hadiri INACRAFT 2026, Dorong Produk Kerajinan Banua Tembus Pasar Nasional dan Global
- Wakili Gubernur H. Muhidin, Sekdaprov Kalsel Hadiri Antasari Award 2026 UIN Antasari Banjarmasin
- KPK OTT di Kantor KPP Madya Banjarmasin
- Penghunian Hotel Bintang Kalsel Turun Akhir 2025
- Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan
Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan

Banjarmasin - Aksi tawuran remaja di wilayah Banjarmasin Selatan berhasil digagalkan polisi. Sebanyak 10 remaja diamankan Polsek Banjarmasin Selatan bersama sejumlah senjata tajam yang diduga kuat akan digunakan untuk bentrokan, Senin 2 Februari 2026.
Wakapolsek Banjarmasin Selatan AKP Umprasetyo Hari, mengatakan para remaja tersebut diamankan sebelum sempat melancarkan aksi tawuran. Dari tangan mereka, polisi menyita berbagai senjata berbahaya, mulai dari parang, celurit, hingga senjata rakitan.
Baca Lainnya :
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan0
- Wakili Gubernur H Muhidin, Sekdaprov Kalsel Ikuti Ibadah Malam Nisfu Syaban 1447 H di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Ikuti Rakornas Kemendagri 2026, Siap Jalankan Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 20450
- ETLE Jadi Andalan Pantau Pelanggar Penguna Jalan0
- Jelang Arus Mudik Lebaran, Polda Kalsel Gelar Operasi Keselamatan Intan 20260
“Total ada 10 remaja yang kami amankan. Salah satunya berinisial ND (18) kedapatan membawa senjata tajam dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Sementara sembilan remaja lainnya yang mayoritas masih berstatus pelajar dan di bawah umur tidak diproses pidana, namun akan menjalani pembinaan ketat. Pembinaan dilakukan dengan melibatkan orang tua serta pihak sekolah sebagai bentuk efek jera dan pengawasan bersama.
Polisi menegaskan, langkah ini diambil untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat aksi tawuran yang kerap melibatkan senjata tajam.
Kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.
Polsek Banjarmasin Selatan memastikan akan meningkatkan patroli dan penindakan tegas terhadap setiap indikasi tawuran maupun kepemilikan senjata tajam di wilayah hukumnya.(/smartbanua)
