- Dishut Kalsel Tertibkan PETI di Tahura Sultan Adam
- RSJ Sambang Lihum Optimistis Raih Predikat WBBM 2027
- WFH ASN di Pemprov Kalsel Belum Diputuskan
- Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus
- Sempat Vakum, BPSDM Kalsel Siap Gelar PKN
- Haul ke-2 Abah Guru Banjar Indah di Tungkaran Banjar, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Disambut Antusias Warga dan Jamaah
- Berbaur Ulama, Habaib dan Jamaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Masjid Jami Tuhfaturroghibin
Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Banjarmasin Selatan

Banjarmasin - Aksi tawuran remaja di wilayah Banjarmasin Selatan berhasil digagalkan polisi. Sebanyak 10 remaja diamankan Polsek Banjarmasin Selatan bersama sejumlah senjata tajam yang diduga kuat akan digunakan untuk bentrokan, Senin 2 Februari 2026.
Wakapolsek Banjarmasin Selatan AKP Umprasetyo Hari, mengatakan para remaja tersebut diamankan sebelum sempat melancarkan aksi tawuran. Dari tangan mereka, polisi menyita berbagai senjata berbahaya, mulai dari parang, celurit, hingga senjata rakitan.
Baca Lainnya :
- Gubernur H. Muhidin Hadiri Sosialisasi Kemendagri, Pemprov Kalsel Dukung Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran dan Transparan0
- Wakili Gubernur H Muhidin, Sekdaprov Kalsel Ikuti Ibadah Malam Nisfu Syaban 1447 H di Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin0
- Gubernur H. Muhidin dan Wagub Hasnuryadi Ikuti Rakornas Kemendagri 2026, Siap Jalankan Arahan Presiden Menuju Indonesia Emas 20450
- ETLE Jadi Andalan Pantau Pelanggar Penguna Jalan0
- Jelang Arus Mudik Lebaran, Polda Kalsel Gelar Operasi Keselamatan Intan 20260
“Total ada 10 remaja yang kami amankan. Salah satunya berinisial ND (18) kedapatan membawa senjata tajam dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Sementara sembilan remaja lainnya yang mayoritas masih berstatus pelajar dan di bawah umur tidak diproses pidana, namun akan menjalani pembinaan ketat. Pembinaan dilakukan dengan melibatkan orang tua serta pihak sekolah sebagai bentuk efek jera dan pengawasan bersama.
Polisi menegaskan, langkah ini diambil untuk mencegah jatuhnya korban jiwa akibat aksi tawuran yang kerap melibatkan senjata tajam.
Kepolisian juga mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.
Polsek Banjarmasin Selatan memastikan akan meningkatkan patroli dan penindakan tegas terhadap setiap indikasi tawuran maupun kepemilikan senjata tajam di wilayah hukumnya.(/smartbanua)
