- Gubernur Kalsel H. Muhidin Hadiri Seminar Perdana Pembentukan Adhyaksa Chamber di ULM Banjarmasin
- SPMB 2026 di Kalsel Berjalan Lancar
- Gubernur H. Muhidin Resmi Canangkan Kabupaten Tanah Laut Sentra Jagung di Kalsel; Komitmen Mendukung Kebijakan Nasional Percepatan Pengembangan Jagung
- Sekda Kalsel Pimpin Upacara HARGANAS ke-33, Tegaskan Komitmen Bangun Keluarga Tangguh
- Polda Kalsel Sikat 211 Tersangka Kasus Curat Curas dan Curanmor
- Harganas ke-33, Ingatkan Peran Orangtua Awasi Anak di Era Digital
- Gubernur H. Muhidin dan Hj. Fathul Jannah Resmi Buka Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksado
- Police Expo 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Muhidin Ajak Warga Kalsel Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Pemprov Kalsel Jemput Anak Putus Sekolah, Pendidikan Kesetaraan Diperkuat
- Hadapi Puncak Kemarau, Pemprov Kalsel Perkuat Kompetensi Damkar
SPMB 2026 di Kalsel Berjalan Lancar

Banjarbaru - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB di Kalimantan Selatan berlangsung lancar. Meski sempat terjadi kendala teknis pada hari pertama pendaftaran, proses seleksi hingga pengumuman hasil dapat diselesaikan dengan baik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Selatan, Abdul Rahim, mengatakan secara umum pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Gangguan pada aplikasi di awal pendaftaran dapat segera diatasi sehingga tidak menghambat proses penerimaan peserta didik baru.
Baca Lainnya :
- Gubernur H. Muhidin Resmi Canangkan Kabupaten Tanah Laut Sentra Jagung di Kalsel; Komitmen Mendukung Kebijakan Nasional Percepatan Pengembangan Jagung0
- Sekda Kalsel Pimpin Upacara HARGANAS ke-33, Tegaskan Komitmen Bangun Keluarga Tangguh0
- Gubernur H. Muhidin dan Hj. Fathul Jannah Resmi Buka Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksado0
- Police Expo 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Muhidin Ajak Warga Kalsel Meriahkan Hari Bhayangkara ke-800
- Hadapi Puncak Kemarau, Pemprov Kalsel Perkuat Kompetensi Damkar0
"Secara keseluruhan berjalan lancar. Mungkin hanya di hari pertama saja sempat ada aplikasi yang kurang optimal, tetapi setelah itu pelaksanaannya berjalan baik," ujar Abdul Rahim.
Ia mengapresiasi seluruh panitia, operator sekolah, serta pihak terkait yang telah bekerja sama sehingga seluruh rangkaian SPMB dapat terlaksana dengan baik. Meski demikian, Disdikbud Kalsel tetap akan melakukan evaluasi sebagai upaya penyempurnaan penyelenggaraan SPMB pada tahun mendatang.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan uji coba aplikasi sebelum tahapan pendaftaran dimulai untuk mengantisipasi kendala teknis.
"Ke depan kalau bisa sebelum pelaksanaan aplikasinya diuji coba dulu," katanya.
Selain itu, Disdikbud Kalsel masih menunggu laporan dari seluruh kabupaten dan kota terkait hasil pelaksanaan SPMB, termasuk memastikan tidak ada daerah yang mengalami kekurangan daya tampung.
"Kami masih menunggu apakah ada kekurangan di kabupaten dan kota. Mudah-mudahan tidak ada kekurangan," tambahnya.
Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar perbaikan pelaksanaan SPMB di tahun berikutnya agar sistem penerimaan murid baru semakin optimal, transparan, dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. (/smartbanua)
