- Komisi I DPR RI Kunjungi Markas Korem 101/Antasari Bahas Kodam Baru
- Pemprov Kalsel Fasilitasi 150 Lulusan SMA Kuliah Luar Negeri
- Kementrian PU Rencanakan Bangun Jembatan Barito Dua
- Tolak Instruksi Menhub Ratusan Massa Datangi KSOP Banjarmasin
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya
- Gubernur Kalsel Resmikan Lapangan Tenis Binda Kalsel, Hj Fathul Jannah Tekankan Olahraga sebagai Jembatan Silaturahmi
- Sheila On 7 Guncang Buzz Youth FestPuluhan Ribu Penonton Bernyanyi Bersama
- Ketua TP PKK Kalsel Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Jejangkit Batola
- Wayang Golek Sunda: Sejarah, Perkembangan, dan Nilai Budaya Sejak Abad ke-17
- Kehangatan di RS Bhayangkara, Gubernur dan Kapolda Kalsel Dampingi Dua Anak Yatim Pejuang Kesembuhan
Syukuran di Kediaman Sekdaprov Kalsel, Ceramah KH. Ilham Humaidi Ingatkan Pentingnya Didik Anak


Banjarmasin, smartbanua.com — Suasana penuh makna dan kehangatan menyelimuti acara Syukuran dan Ceramah Agama yang digelar di Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, di Kota Banjarmasin, Selasa (11/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, pendiri Majelis As-Shofa Banjarmasin, KH. Ilham Humaidi, menyampaikan tausyiah yang menyentuh hati dengan tema besar tentang pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak-anak di era modern yang serba digital.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel Muhidin Fokus Perbaiki Pelayanan Kesehatan Hingga Pelosok0
- Kapolda Kalsel dan Aktivis Lokal Bahas Isu Sosial, Lingkungan, Pendidikan, dan Ketahanan Pangan0
- Resep Bir Tertua di Dunia Dibangkitkan dari Roti Bekas untuk Kurangi Sampah Makanan0
- Topan Super Fung-wong Hantam Filipina, 2 Tewas dan 1 Juta Warga Mengungsi0
- Gubernur Kalsel Tegaskan Penempatan Dana Pemprov di Bank Kalsel Aman dan Menguntungkan0
“Zaman sekarang banyak orang tua yang masa bodoh terhadap pendidikan agama anak-anaknya. Padahal ketika ayah dan ibu menanamkan nilai-nilai agama dan pendidikan yang benar, anak-anak itu bisa menjadi jalan menuju surga. Tapi kalau lalai, justru anak itulah yang bisa menyeret orang tuanya ke neraka,” ujar KH. Ilham Humaidi dalam ceramahnya.
Beliau menegaskan, keluarga merupakan benteng utama dalam menjaga akidah dan akhlak generasi muda. Pendidikan agama di rumah, menurutnya, tak dapat digantikan oleh sekolah atau lingkungan luar.
“Cara menjaga keluarga dari api neraka adalah dengan mengajarkan pendidikan agama sebagaimana diajarkan Rasulullah. Ilmu adalah benteng diri, membawa kebaikan, dan menjauhkan dari kejahatan,” tuturnya.
Dalam ceramahnya, KH. Ilham Humaidi juga menyoroti dampak negatif media sosial yang kerap menjadi sumber fitnah dan perpecahan di masyarakat. Ia mengingatkan agar umat berhati-hati dalam menggunakan media sosial, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
“Kita harus berhati-hati dengan apa yang diunggah di media sosial. Kata-kata yang keluar dari lisan mencerminkan iman dan adab seseorang. Orang beriman terlihat dari tutur katanya yang lembut dan tidak menyakiti,” pesannya.
Ulama kharismatik ini juga mengajak masyarakat Banjar untuk mempertahankan nilai kesantunan dalam berbahasa.
“Gunakan bahasa Banjar yang santun untuk menasihati dengan kasih sayang, bukan untuk menjatuhkan. Mari saling menasihati dengan kelembutan,” tambahnya.
Menutup tausyiahnya, KH. Ilham Humaidi mengutip pesan Guru Mulia Al-Habib Umar, bahwa keluarga kelak menjadi saksi atas amal perbuatan manusia di akhirat.
“Jangan hanya memberi nafkah duniawi, tapi juga bekali anak dengan ilmu, akhlak, dan iman. Karena yang menyelamatkan kita di akhirat bukan harta, tapi amal dan bimbingan agama yang kita tanamkan di rumah,” ucapnya menutup ceramah.
Acara syukuran yang turut dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah itu berlangsung penuh keakraban. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto antara jajaran pimpinan SKPD, ulama, serta tokoh masyarakat.(rahim arza/ smartbanua)




