- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Tulisan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Berubah Biru, Ini Penjelasan Pengelola

Banjarmasin – Perubahan warna tulisan utama Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang kini tampak berwarna biru, menuai beragam komentar dari masyarakat di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar.
Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin M Tambrin menjelaskan bahwa pengecatan ulang tulisan tersebut dilakukan karena kondisi tulisan lama sudah tidak layak dan berpotensi menimbulkan kerusakan apabila tidak segera diperbaiki.
Baca Lainnya :
- Bertemu Saat Banjir Rob Sei Tabuk, Kapolda Kalsel Berikan Bantuan Biaya Pengobatan Anak Yatim Piatu Korban Laka Lantas0
- Kalimantan Post Rayakan HUT ke-26, Wagub Hasnuryadi Tegaskan Peran Media Perkuat Literasi Banua0
- Sesuai Indeks Perkembangan Harga, Kalsel Tidak Termasuk Daerah yang Mengalami Inflasi 0
- Pisah Sambut Empat Forkopimda Kalsel, Gubernur Muhidin Ajak Perkuat Sinergi dan Kekompakan0
- Sheila On 7 Jadi Magnet Buzz Youth Fest #4, Tiket Ludes dan Diprediksi Pecahkan Rekor Penonton di Banjarbaru0
“Memang kondisi cat sebelumnya sudah tidak layak.," katanya
"Jika tidak dilakukan pengecatan, dikhawatirkan akan terjadi kerusakan yang lebih parah,” ujarnya.
Ia menambahkan, perubahan warna biru yang digunakan saat ini bersifat sementara, Sebelum 1 Ramadhan, pihak pengelola memastikan proses penyempurnaan akan diselesaikan.
“Nanti akan disempurnakan dengan kaligrafi Islami bernuansa Kalimantan Selatan. Warna yang digunakan saat ini juga menyesuaikan tren,” jelasnya.
Ketua Badan Pengelola juga menyampaikan bahwa perbaikan Masjid Raya Sabilal Muhtadin mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Selatan.
“Atas dukungan Pak Gubernur, insyaallah ke depan akan diperbaiki dengan lebih baik lagi,” tutupnya.
Seperti diketahui Masjid Raya Sabilal Muhtadin sendiri merupakan salah satu ikon religius dan kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan, sehingga setiap perubahan yang dilakukan mendapat perhatian luas dari publik.(/smartbanua)
