Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo

By smartbanua 11 Jan 2026, 17:16:16 WITA, 76 Dibaca Daerah
Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Kunjungan Presiden Prabowo

Banjarbaru - Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman bersama Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, Ketua DPRD Kalsel Supian HK,  jajaran Forkopimda Kalsel, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI, turut menyaksikan langsung kesiapan pasukan pengamanan dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Minggu (11/1/2026) siang.

Apel gelar pasukan tersebut merupakan bentuk kesiapan Pemerintah Provinsi Kalsel bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait dalam mengamankan kunjungan kerja Presiden RI di wilayah Kalsel.

Baca Lainnya :

Sebanyak 1.491 personel gabungan dikerahkan, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, dan diikuti oleh jajaran Korem 101/Antasari, Polda Kalimantan Selatan, serta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan VVIP.

Melalui apel gelar pasukan ini, diharapkan seluruh unsur pengamanan memiliki kesamaan persepsi, kesiapan, serta koordinasi yang solid dalam menjalankan tugas pengamanan kunjungan Presiden RI, sehingga seluruh agenda yang telah dijadwalkan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sukses.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Ilham Yunus menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan pengamanan VVIP secara menyeluruh, mulai dari aspek organisasi, personel, hingga dukungan sarana dan prasarana.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengecek sejauh mana kesiapan satuan tugas pengamanan VVIP, baik dari aspek organisasi, personel, materiil, alat perlengkapan, maupun sarana pendukung lainnya,” tegas Brigjen TNI Ilham Yunus.

Ia menambahkan, pengamanan yang optimal sangat diperlukan guna mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden RI ke Kalimantan Selatan, khususnya dalam agenda peluncuran pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Kota Banjarbaru.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan menjadi faktor utama dalam menjamin seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan dapat berjalan dengan aman dan tertib.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya, Danrem 101/Antasari mengungkapkan masih terdapat sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian dan penyempurnaan. Oleh karena itu, ia menekankan agar seluruh unsur pengamanan melaksanakan tugas secara maksimal dan penuh tanggung jawab.

“Kunjungan Bapak Presiden harus berjalan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan harus dilakukan secara maksimal karena objek sasaran terbagi di beberapa lokasi,” ujarnya.

Danrem juga menekankan peran strategis para komandan subsatgas agar mampu mengorganisir kekuatan secara efektif, menyampaikan tugas dan tanggung jawab secara rinci kepada anggota, serta mengendalikan situasi di lapangan dengan cermat dan profesional.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Ilham Yunus mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi yang solid antarinstansi, baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah, maupun unsur terkait lainnya. Selain itu, kesiapan mental dan fisik seluruh personel harus tetap terjaga dengan disiplin tinggi, disertai kewaspadaan terhadap titik-titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Lakukan pemantauan secara intensif terhadap daerah rawan dan siapkan langkah antisipasi penanganan kegawatdaruratan secara lintas sektoral,” tegasnya.

Seluruh personel pengamanan juga diminta selalu siap mengantisipasi potensi gangguan, termasuk kemungkinan adanya orasi, demonstrasi, atau tindakan lain yang dapat menghambat kelancaran kunjungan kerja Presiden RI. Dalam setiap tindakan di lapangan, personel diinstruksikan untuk bertindak cepat, tepat, tegas, namun tetap mengedepankan sikap humanis serta menghindari tindakan yang bersifat arogan.

Menutup amanatnya, Brigjen TNI Ilham Yunus mengingatkan bahwa seluruh personel yang terlibat merupakan personel pilihan yang mendapat kepercayaan dan amanah besar dari negara.

“Saudara-saudari sekalian adalah personel pilihan yang mendapatkan tugas dan amanah mulia. Ingatlah bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya,” pungkasnya.(/raponggati)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.