- Komisi I DPR RI Kunjungi Markas Korem 101/Antasari Bahas Kodam Baru
- Pemprov Kalsel Fasilitasi 150 Lulusan SMA Kuliah Luar Negeri
- Kementrian PU Rencanakan Bangun Jembatan Barito Dua
- Tolak Instruksi Menhub Ratusan Massa Datangi KSOP Banjarmasin
- Komitmen Dukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Gubernur Kalsel Terima Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 Kategori Madya
- Gubernur Kalsel Resmikan Lapangan Tenis Binda Kalsel, Hj Fathul Jannah Tekankan Olahraga sebagai Jembatan Silaturahmi
- Sheila On 7 Guncang Buzz Youth FestPuluhan Ribu Penonton Bernyanyi Bersama
- Ketua TP PKK Kalsel Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Jejangkit Batola
- Wayang Golek Sunda: Sejarah, Perkembangan, dan Nilai Budaya Sejak Abad ke-17
- Kehangatan di RS Bhayangkara, Gubernur dan Kapolda Kalsel Dampingi Dua Anak Yatim Pejuang Kesembuhan
Dari Desa, Kalsel Bangun Gerakan Desa Bersinar Yang Kini Peringkat ke-9 di Indonesia


Banjar — Di tengah semangat kebersamaan ribuan perangkat desa yang memadati Gedung Serbaguna Desa Indrasari, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan apresiasi tulus kepada masyarakat yang terus berjuang menjaga desanya dari jerat narkoba.
Bagi Gubernur Muhidin, perjuangan melawan narkoba bukan hanya tugas aparat, tetapi panggilan nurani bersama — dari kota hingga pelosok desa. Karena itu, ia menyambut gembira turunnya posisi Kalsel dari peringkat ke-4 menjadi ke-9 nasional dalam kasus penyalahgunaan narkoba.
Baca Lainnya :
- Pemprov Kalsel Tingkatkan Profesionalisme ASN dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah0
- Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto Didampingi Gubernur H. Muhidin Deklarasikan Desa Bersinar, Kalsel Siap Perangi Narkoba0
- Dukungan Penuh Pejabat Pemprov Kalsel dan Tokoh Banua Dorong Laskar Antasari Menuju Puncak Klasemen.0
- Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman Apresiasi Kemenangan Barito Putera 3-0 atas Persiba.0
- Sukses Bina Atlet Berprestasi, Gubernur H. Muhidin Puji Kepemimpinan KONI Kalsel0
“Penurunan ini buah kerja keras banyak pihak — BNNP, Polda, dan tentu masyarakat desa yang tidak tinggal diam. Tapi kita jangan lengah, karena posisi ke-9 masih tinggi,” ujarnya penuh harap.
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Anggota BPD se-Kalsel sekaligus Deklarasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba) itu menjadi momentum penting bagi Banua. Apalagi, Desa Indrasari, tempat acara digelar, baru saja dinobatkan sebagai Desa Bersinar terbaik se-Indonesia.
“Apalagi Desa Indrasari ini menjadi contoh nasional. Terima kasih kepada Pak Menteri yang telah memberi perhatian besar pada desa-desa kita,” kata Gubernur, sambil menatap antusias warga yang hadir.
Menteri Desa PDTT RI, Yandri Susanto, yang turut hadir, menegaskan pentingnya sinergi dalam perang melawan narkoba. Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendirian.
“Kita bukan Superman, tapi Supertim,” tegasnya, mengutip pesan Presiden Prabowo. “Karena itu, saya ajak seluruh masyarakat desa menjadi garda terdepan menjaga generasi kita.”
Bagi warga Desa Indrasari, penghargaan ini bukan akhir, tapi awal perjalanan. Mereka sadar, menjaga desa dari narkoba berarti menjaga masa depan anak-anak mereka.
Ketua Umum Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Pusat, H. Fery Radiansyah, juga mengapresiasi semangat warga Banua. “BPD punya peran penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat menjauhi narkoba dan menjaga ketahanan sosial di tingkat desa,” ujarnya.
Gubernur Muhidin menutup sambutan dengan pesan sederhana tapi menggetarkan:
“Kalau desa kuat, maka Banua juga akan kuat. Mari kita jaga anak-anak kita dari narkoba. Mulai dari keluarga, dari desa, dari hati kita masing-masing.”
Dari Desa Indrasari, semangat itu kini menjalar ke seluruh penjuru Kalimantan Selatan — membawa harapan bahwa Banua benar-benar bisa Bersinar: Bersih dari Narkoba. (rahim/smartbanua)


