- Kalsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Hingga November
- Panglima Batur Salurkan Makanan dan BBM Gratis untuk Relawan Karhutla
- Hari Santri 2026 di Kalsel, Momentum Santri Jadi Agen Perubahan
- Polresta Banjarmasin Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi
- Atasi Karhutla, Dry Ice Ditebar di Langit Kalsel
- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
Korban Jatuh dari Speed Boat di Taboneo Meninggal


Banjarmasin : Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban Man Over Board (MOB) yang terjatuh dari sebuah speed boat di Perairan Muara Taboneo, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Kejadian itu pertama kali dilaporkan oleh seorang saksi bernama Anang pada Minggu (24/8) pukul 12.20 WITA. Korban diketahui jatuh ke laut di sekitar koordinat 3°35'20.0"S – 114°27'9.23"E, atau berjarak sekitar 18 nautical mile dari Dermaga Basarnas Basirih, Banjarmasin.
Baca Lainnya :
- Baayun Maulud 2025 Pemprov Kalsel Buka Pendaftaran Hingga September0
- Tiga Tokoh Kalsel Terima Penghargaan dari Presiden0
- Dukung Kunjungan Kapolri Dislutkan Kalsel Bagikan Ikan Gratis Saat Gerakan Pangan Murah0
- Gubernur H. Muhidin Dampingi Kapolri Listyo Sigit Resmikan Gedung Baru Perkantoran Polda dan Gedung SPPG Dukung Program MBG0
- Satgas Garuda Merah Putih-II Sukses Laksanakan Misi Airdrop 17,8 Ton Bantuan Kemanusiaan di Gaza0
Setelah melakukan pencarian intensif, pada Senin (25/8) sekitar pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 2 NM dari Last Known Position (LKP). Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju Dermaga Basarnas Basirih dan tiba sekitar pukul 19.00 WITA.
Korban diketahui bernama Muhammad Taufik Hidayat (23), warga Jalan Banyiur Luar RT 014 RW 001, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan.
Selain itu, sejumlah peralatan juga dikerahkan, meliputi RIB, Aqua Eye, peralatan komunikasi, serta perlengkapan SAR air dan perorangan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. “Meski korban tidak dapat diselamatkan, namun setidaknya berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah proses evakuasi selesai, seluruh unsur melakukan debriefing dan evaluasi, serta menyatakan operasi SAR resmi ditutup.
Cuaca di lokasi pencarian sendiri dilaporkan berawan namun relatif kondusif, sehingga tidak menghambat jalannya operasi.
Dalam operasi SAR tersebut, Basarnas Banjarmasin mengerahkan berbagai unsur, antara lain, Tim Rescue KPP Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalsel, Lanal Banjarmasin, termasuk Karyawan CV Karya Sejahtera serta Keluarga korban.(smartbanua)
