- Jelang Lebaran, Karantina Kalsel Perketat Pengawasan Komoditas di Pelabuhan Trisakti
- Musyawarah Masyarakat Seni dan Ngaji Puisi ke 6 Digelar Khidmat di Banjarmasin
- Jasa Raharja Kalsel Perkuat Sinergi, Dukung Mudik Aman 2026
- 2.189 Personel Amankan Lebaran di Kalsel
- Polda Kalsel Lepas 617 Peserta Mudik Gratis, Antusias Meningkat
- Polda Kalsel dan Bulog Gerakan Pangan Murah, Masyarakat Terbantu
- Puisi sebagai Ruang Membaca Realitas: Buku Pesiar Tanpa Berlayar Dibedah di Kampung Buku Banjarmasin
- Gubernur H. Muhidin Berbuka Puasa Bersama Ketua DPRD Kalsel; Keberhasilan Pembangunan Sinergi Kuat Pemerintah, Legislatif dan Masyarakat
- Kantor Gubernur Kalsel dan Gedung Idham Chalid Resmi Kantongi PBG dan SLF dari Pemkot Banjarbaru
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Mahligai Pancasila, Penyegaran Birokrasi di Bulan Ramadan
Libur Lebaran Pengelola Wisata Diminta Terapkan Sapta Pesona

Banjarmasin : Kepala dinas pariwisata prov. Kalsel M. Syarifuddin, menghimbau kepada seluruh para pengelola wisata, Kabupaten dan Kota, agar dapat menerapkan Sapta Pesona secara maksimal, pada momen libur lebaran 1446 H ini.
"Berikan pelayanan terbaik agar dapat kesan terbaik dari wisatawan baik domestik maupun mancanegara," katanya. Jumat (28/3/2025).
Baca Lainnya :
- Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Kalsel Gencar Sidak Minyak Goreng Minyakita Jelang Idul Fitri 1446 H0
- Gubernur Lantik Penjabat Walikota Banjarbaru, Titip Pesan Jaga Kondusifitas Jelang PSU0
- Hj Fathul Jannah Lantik Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj. Elysa Resturini Subhan Nor Yaumil0
- Pj Sekdaprov Hadiri Safari Ramadan 1446 H di Masjid Masjid Agung Al Munawwarah Banjarbaru0
- Mudik Gratis Pemprov, Wagub Hasnuryadi, Bukti Nyata Melayani Masyarakat Banua0
Menurut, Syarifuddin liburan hari raya idul Fitri 1446 hijriah ini , diprediksi tempat wisata bakal akan ramai dikunjungi baik itu wisata religi, alam dan buatan.
Syarifuddin, mengharapkan kepada para pengelola dan pemandu wisata, agar memberikan petunjuk dan himbauan rambu rambu yang membahayakan pengunjung serta lebih antisipatif.
"Para wisatawan pun kami harapkan dapat mematuhi serta mentaati rambu dan batas larangan yang di pasang atau yang disampaikan oleh pengelola tempat wisata Terutama wilayah pantai," ucapnya.
Guna mencegah terjadinya hal - hal yang tidak di inginkan, bahkan keselamatan jiwa dalam berwisata baik di sungai, di darat maupun di laut, seluruh wisatawan hendaklah masyarakat dan para wisatawan agar mentaati rambu-rambu berwisata.
"Harapannya selama menikmati ke destinasi di Banua, akan mendapatkan kenangan yang indah dan membahagiakan, apalagi libur ini agak lumayan lama, hampir dua mingguan tambah m. Syarifuddin yang juga Pj.sekda provinsi Kalimantan Selatan," ujarnya.
Saat ini Sapta pesona dan CHSE telah menjadi standar protokol kesehatan dunia di sektor pariwisata, dengan demikian juga harus diterapkan, yaitu mencakup semua hal dalam pelayanan kepariwisataan, seperti kenyamanan, keselamatan, kebersihan dan kelestarian lingkungan.(smartbanua)
