- Menhaj Resmikan Fasilitas Peningkatan Pelayanan Asrama Haji Kelas I Banjarmasin
- Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I 2026; Gubernur Kalsel Tekankan Implementasi Inovasi dan Peningkatan Disiplin
- Empat Pilar Pengembangan Jadi Fondasi Penguatan Geopark Meratus Menuju Revalidasi UNESCO 2028
- NPC Kalsel Jadi Model Nasional, Sekdaprov Syarifuddin Puji Pembinaan Atlet Disabilitas
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM
- Siaga Ancaman Karhutla, Dishut Kalsel Aktifkan Patroli hingga 100 Lebih Kelompok MPA
- Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Gubernur Muhidin Instruksikan Satgas Siaga Penuh
- Curah Hujan Menurun, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
- Kisah Muda Tan Malaka, Novel Karya Sjarapuddin Dibedah di Banjarmasin
Menhaj Resmikan Fasilitas Peningkatan Pelayanan Asrama Haji Kelas I Banjarmasin

Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia (RI), Mochamad Irfan Yusuf resmikan gedung baru Asrama Haji Kelas I Banjarmasin, di Kota Banjarbaru, Jumat 10 Juli 2026.
Menhaj mengatakan kehadiran gedung tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji sekaligus menjadi langkah awal pengembangan layanan terpadu bagi jamaah umrah di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Baca Lainnya :
- Penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I 2026; Gubernur Kalsel Tekankan Implementasi Inovasi dan Peningkatan Disiplin 0
- Empat Pilar Pengembangan Jadi Fondasi Penguatan Geopark Meratus Menuju Revalidasi UNESCO 20280
- NPC Kalsel Jadi Model Nasional, Sekdaprov Syarifuddin Puji Pembinaan Atlet Disabilitas0
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM0
- Kalsel Buka Peluang Bangun SPBUN Berbasis Koperasi, Nelayan Makin Mudah Akses BBM0
Menurutnya, keberadaan gedung baru ini akan membuat pelayanan kepada jamaah haji menjadi jauh lebih baik. Namun, ia menegaskan bahwa setelah pembangunan selesai, tantangan berikutnya adalah menjaga dan meningkatkan kualitas seluruh fasilitas yang ada.
“Tugas kita yang pertama adalah merawat gedung ini agar tetap bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Tugas berikutnya bagaimana gedung-gedung lama juga bisa diperbaiki sehingga memiliki kualitas yang setara dengan gedung baru ini,” katanya usai meresmikan.
Ia menambahkan, rencana pemerintah menjadikan Asrama Haji Banjarmasin sebagai one stop service bagi jamaah umrah. Calon jamaah dapat menginap, mengikuti manasik, hingga menyelesaikan proses keimigrasian di kawasan asrama sebelum langsung menuju bandara untuk berangkat ke Tanah Suci.
“Ke depan kami merencanakan asrama haji menjadi one stop service bagi jamaah umrah. Mereka menginap di sini, manasik di sini, kemudian bekerja sama dengan Imigrasi sehingga seluruh proses bisa dilakukan di sini. Setelah keluar dari asrama haji, jamaah tinggal menuju bandara dan langsung berangkat. Tentu ini membutuhkan kerja sama banyak pihak, termasuk Imigrasi dan travel umrah,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenhaj Provinsi Kalsel, Eddy Khairani menjelaskan, pembangunan dilaksanakan melalui skema SBSN Tahun Anggaran 2025 dengan fasilitas sebanyak 44 kamar yang mampu menampung hingga 176 jamaah.
“Keberadaan gedung ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih nyaman, aman, dan representatif bagi calon jamaah haji, baik sebelum keberangkatan ke Tanah Suci maupun setelah kembali ke Indonesia,” pungkasnya. (/smartbanua,)
