- Curah Hujan Menurun, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla
- Kisah Muda Tan Malaka, Novel Karya Sjarapuddin Dibedah di Banjarmasin
- Museum Lambung Mangkurat Kini Ruang Belajar Inovatif bagi Generasi Muda
- Dispora Kalsel Siapkan Wirausaha Muda Melek Digital
- BKOW Kalsel Gelar Sunatan Massal Gratis, Ellyana Trisya Hasnuryadi: Wujud Kepedulian untuk Anak Kurang Mampu
- Terpilih Aklamasi, Hasnuryadi Sulaiman Komitmen Perkuat Pembinaan Atlet dan Prestasi KONI Kalsel
- Sekdaprov Kalsel Sambut Kunjungan Spesifik Komisi IV DPR RI, Bahas Ketahanan Pangan dan Antisipasi El Nino
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Hadiri Seminar Perdana Pembentukan Adhyaksa Chamber di ULM Banjarmasin
- SPMB 2026 di Kalsel Berjalan Lancar
- Gubernur H. Muhidin Resmi Canangkan Kabupaten Tanah Laut Sentra Jagung di Kalsel; Komitmen Mendukung Kebijakan Nasional Percepatan Pengembangan Jagung
Curah Hujan Menurun, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla

Banjarbaru - Pemprov Kalsel mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah. Meski status siaga darurat belum ditetapkan, berbagai langkah antisipasi telah dipercepat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat saat risiko meningkat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Ronny Eka Saputra, mengatakan kondisi wilayah banua saat ini belum memenuhi syarat untuk penetapan status siaga darurat karena hujan masih terjadi di beberapa daerah.
Baca Lainnya :
- Kisah Muda Tan Malaka, Novel Karya Sjarapuddin Dibedah di Banjarmasin0
- Museum Lambung Mangkurat Kini Ruang Belajar Inovatif bagi Generasi Muda0
- Dispora Kalsel Siapkan Wirausaha Muda Melek Digital 0
- BKOW Kalsel Gelar Sunatan Massal Gratis, Ellyana Trisya Hasnuryadi: Wujud Kepedulian untuk Anak Kurang Mampu0
- Terpilih Aklamasi, Hasnuryadi Sulaiman Komitmen Perkuat Pembinaan Atlet dan Prestasi KONI Kalsel0
"Status siaga darurat belum ditetapkan karena kondisi di lapangan masih belum memenuhi indikator. Namun kami terus memperkuat kesiapsiagaan agar seluruh personel dan peralatan siap jika sewaktu-waktu terjadi karhutla," ujarnya.
Sebagai bentuk antisipasi, BPBD Kalsel juga akan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan guna menyatukan langkah dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.
Persiapan tidak hanya dilakukan BPBD. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Provinsi Kalimantan Selatan juga memperkuat kesiapsiagaan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana.
Kepala Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, Dany Matera Saputra, melalui Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran, Maulana Fatahillah, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi potensi karhutla tahun ini.
"Kami terus meningkatkan kesiapan personel, memastikan peralatan pemadam dalam kondisi siap pakai, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait agar respons penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif," katanya.
Sementara itu, data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Selatan turut memperkuat alasan belum diberlakukannya status siaga darurat.
Berdasarkan pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga 30 Juni 2026, sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan masih berada pada kategori sangat pendek, yakni baru mengalami satu hingga lima hari tanpa hujan.
BMKG juga mencatat masih terdapat sejumlah daerah yang menerima hujan hingga pembaruan data terakhir.
Kondisi tersebut menunjukkan potensi karhutla memang mulai meningkat seiring memasuki musim kemarau, namun belum berada pada tingkat yang mengharuskan penetapan status siaga darurat. (/smartbanua)
