- Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 64 Kg Sisik Trenggiling
- Kabut Asap Karhutla, Sekolah di Kalsel Diminta Sesuaikan Pembelajaran
- Wamenko Pangan Terjun Padamkan Karhutla di Banjarbaru
- Gubernur Kalsel Resmi Tutup Kalsel Expo 2026; Transaksi Penjualan Capai Rp20 Miliar dan Pengunjung Hingga 1.2 Juta Orang
- Farrel Bangga Jadi Pengibar Bendera Pusaka Kalsel
- Sebanyak 51 Narapidana di Kalsel Bebas di Momentum HUT ke-81 RI
- Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 Dipadati Lebih dari 10 Ribu Jemaah
- Wagub Kalsel Hadiri Haul ke-48 KH. Muhammad Salim bin Ma ruf di Martapura
- Sholat Jumat Perdana Digelar, Masjid Syekh Arsyad Al Banjari Disiapkan Jadi Islamic Center
- Gubernur Muhidin Kukuhkan 44 Paskibraka Kalsel 2026, Siap Kibarkan Merah Putih
Sekdaprov Kalsel Sambut Kunjungan Spesifik Komisi IV DPR RI, Bahas Ketahanan Pangan dan Antisipasi El Nino


BANJARBARU – Gubernur Kalsel, H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. M. Syarifuddin menyambut kedatangan rombongan Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Komisi IV DPR RI di VIP Room Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Jumat (3/7/2026).
Penyambutan turut didampingi sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi terhadap pelaksanaan agenda kerja Komisi IV DPR RI di Kalsel.
Baca Lainnya :
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Hadiri Seminar Perdana Pembentukan Adhyaksa Chamber di ULM Banjarmasin0
- SPMB 2026 di Kalsel Berjalan Lancar0
- Gubernur H. Muhidin Resmi Canangkan Kabupaten Tanah Laut Sentra Jagung di Kalsel; Komitmen Mendukung Kebijakan Nasional Percepatan Pengembangan Jagung0
- Sekda Kalsel Pimpin Upacara HARGANAS ke-33, Tegaskan Komitmen Bangun Keluarga Tangguh0
- Gubernur H. Muhidin dan Hj. Fathul Jannah Resmi Buka Festival Bamboo Rafting 2026 di Loksado0
Tiba sekitar pukul 09.45 WITA, Kunjungan kerja spesifik tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap berbagai program strategis di sektor pertanian, ketahanan pangan, peternakan, kehutanan, lingkungan hidup, kelautan, dan perikanan.
Rombongan dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto dan Abdul Kharis Almasyhari, serta sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, yakni Eko Wahyudi, Dadang M. Naser, Darori Wonodipuro, Dwita Ria Gunadi, Usman Husin, dan Irham Jafar Lan Putra.
Mewakili Gubernur H. Muhidin, Sekdaprov M. Syarifuddin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan Komisi IV DPR RI di Bumi Lambung Mangkurat.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Bapak Gubernur H. Muhidin, kami mengucapkan selamat datang kepada Ibu Ketua beserta seluruh pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI di Bumi Lambung Mangkurat." ujar Sekdaprov M. Syarifuddin.
Selama berada di Kalsel, rombongan dijadwalkan melaksanakan sejumlah agenda strategis, seperti menghadiri peresmian simbolis gudang baru Perum Bulog di kawasan Landasan Ulin Utara yang dibangun melalui dukungan Penyertaan Modal Negara (PMN), sekaligus meninjau ketersediaan stok beras sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Selanjutnya, Komisi IV DPR RI melaksanakan kunjungan ke Balai Veteriner Banjarbaru untuk meninjau fasilitas laboratorium sekaligus mengikuti rapat koordinasi mengenai antisipasi dan mitigasi dampak El Nino terhadap sektor pertanian dan peternakan.
Pertemuan tersebut melibatkan jajaran Kementerian Pertanian, Badan Karantina Indonesia, BUMN sektor pangan, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta perwakilan gabungan kelompok tani (Gapoktan). Berbagai langkah strategis dibahas guna menjaga produktivitas sektor pertanian, kesehatan hewan, serta memperkuat ketahanan pangan di tengah potensi dampak perubahan iklim.
Pemerintah Provinsi Kalsel menyambut baik pelaksanaan kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, pangan, peternakan, kehutanan, dan lingkungan hidup.
Melalui kunjungan ini diharapkan berbagai masukan, hasil peninjauan lapangan, serta aspirasi para pemangku kepentingan di Kalimantan Selatan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan nasional yang semakin efektif, adaptif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan nasional. (rifky raponggati)
