- BNPB Siapkan Teknologi Dry Ice untuk Bantu Penanganan Karhutla di Kalsel
- Empat Korporasi Tersangka Karhutla
- Pemprov Kalsel Minta Pulangkan Kepala Demang Lehman dari Belanda
- Karhutla Sambang Lihum Ditangani dengan Membalik Gambut dan Pembasahan, Asap Mulai Berkurang
- Banjartimes Bersama Kurawal Foundation Gelar Diskusi Publik Ketika Jurnalisme Kembali Mencari Jalan Pulang kepada Warga
- TPP ASN Kalsel Naik hingga 98 Persen, Gubernur Minta Kinerja Makin Baik
- Perkuat Tata Kelola Kerjasama, Pemprov Kalsel Luncurkan SIPEKA (Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan, Pemetaan, dan Pengelolaan Kerja Sama Daerah)
- Dinsos Kalsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- Danlanal : 45 Penyelam Bertaruh Nyawa Evakuasi Korban KM Virgo
- Menhut Tinjau Karhutla Kalsel, Minta Satgas Darat Diperkuat
Satu Abad Muhammadiyah di Kalsel: Gubernur Muhidin Hadiri Puncak Milad ke-113 di Alabio

Hulu Sungai Utara, smartbanua.com — Gubernur Kalsel, H. Muhidin, didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin menghadiri Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah Tingkat Nasional sekaligus peringatan 1 Abad Muhammadiyah di Kalsel.
Acara yang digelar di Halaman Ponpes Nurul Amin, Sabtu (23/11/2025) pagi berlangsung khidmat dan meriah, menjadi momen penting dalam sejarah perjalanan Muhammadiyah di Banua.
Pada tahun 2025 ini, Muhammadiyah di Kalsel resmi memasuki usia satu abad sejak pertama kali berdiri di Alabio pada 1925.
Baca Lainnya :
- Gubernur Muhidin Resmikan Amanah Fertility Centre, Layanan Bayi Tabung Pertama di Kalsel0
- RS Amanah Medical Center Resmi Buka Klinik Bayi Tabung Pertama di Kalimantan0
- Gangguan Pasokan Pertamax Picu Antrean Panjang di Banjarbaru, Ini Penjelasan Pertamina0
- BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Banjir Rob, Nelayan Diminta Waspada 22 November 20250
- Gubernur Kalsel Minta SPPG Atur Jam Masak Makanan Bergizi Gratis Mulai Pukul 04.00 Pagi0
Momentum bersejarah ini juga bertepatan dengan Milad ke-113 Muhammadiyah secara nasional, yang mengusung tema “Bergerak Maju Menyongsong Indonesia Emas.” Perayaan tersebut turut dihadiri sekitar 7.000 warga Muhammadiyah dari berbagai daerah yang datang untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus bersilaturahmi.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Muhidin menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi besar Muhammadiyah bagi masyarakat, bangsa, dan khususnya Kalimantan Selatan.
“Izinkan saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh warga Muhammadiyah di Kalimantan Selatan, terutama Muhammadiyah Alabio yang menjadi tuan rumah Milad ke-113. Semoga kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta meneguhkan peran Muhammadiyah dalam membangun Banua,” ujar Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa sejak didirikan pada 1912, Muhammadiyah telah menjadi salah satu pilar penting bangsa Indonesia yang konsisten membawa perubahan nyata melalui bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga gerakan kemasyarakatan lainnya.
“Tidak berlebihan jika kita menyebut bahwa perjalanan bangsa ini turut ditempa oleh karya dan dedikasi warga Muhammadiyah sejak dulu hingga kini,” tambahnya.
Selain itu, Gubernur Muhidin juga menyoroti jejak pengabdian Muhammadiyah di Kalimantan Selatan yang begitu nyata melalui berbagai amal usaha yang tersebar di kabupaten/kota, sehingga memberi dampak besar dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Rangkaian kegiatan Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah ini bukan hanya menjadi penanda perjalanan panjang organisasi ini, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam meneruskan perjuangan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat di Banua kita, Kalimantan Selatan,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Muhidin juga menekankan bahwa tema Milad tahun ini sangat relevan dengan tantangan bangsa ke depan menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kita memerlukan kekuatan moral, sosial, dan intelektual. Dan kekuatan-kekuatan ini telah ditunjukkan Muhammadiyah sejak awal berdirinya,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Muhadjir Effendy, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa peringatan satu abad Muhammadiyah di Alabio bukan sekadar seremoni historis, melainkan momentum besar untuk bersyukur serta memperkuat arah gerakan Muhammadiyah ke depan.
“Peringatan satu abad Muhammadiyah di Alabio ini bukan hanya mengingatkan kita pada sejarah panjang perjuangan para pendahulu, tetapi juga menjadi momentum untuk bersyukur dan meneguhkan kembali komitmen kita dalam menebar manfaat bagi umat dan bangsa,” ujar Prof. Muhadjir.
Lebih lanjut, Prof Muhajir menilai bahwa perjalanan Muhammadiyah di Kalimantan Selatan selama 100 tahun memberi bukti nyata tentang konsistensi persyarikatan dalam menghadirkan pendidikan yang mencerahkan, layanan kesehatan yang membumi, serta berbagai program sosial yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Amal usaha Muhammadiyah di Kalsel telah menjadi bagian penting kehidupan masyarakat. Ini menunjukkan kuatnya tradisi pengabdian yang harus terus dirawat,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Prof. Muhadjir mengajak seluruh warga Muhammadiyah di Kalimantan Selatan untuk terus mempererat solidaritas dan meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Mari kita perkuat kebersamaan dan kontribusi nyata, baik melalui amal usaha maupun pemberdayaan umat. Dengan begitu, Muhammadiyah akan semakin siap berperan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan Bantuan Peralatan Anak Sekolah untuk Pelajar Muhammadiyah dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Bantuan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin, didampingi Ketua TP PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap peningkatan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
Suasana acara semakin meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan mulai dari penampilan drumband dan parade Hizbul Wathan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, hingga penyerahan hibah kepada sejumlah penerima. Puncaknya, dilakukan penandatanganan prasasti yang turut disaksikan langsung oleh Gubernur Kalsel, H. Muhidin menandai komitmen bersama untuk memperkuat peran Muhammadiyah dalam pembangunan pendidikan dan sosial di Banua.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kalsel bersama unsur Forkopimda Kalsel, sejumlah Kepala SKPD lingkup Kalsel, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalsel, Bupati Hulu Sungai Utara beserta Ketua TP PKK Kabupaten HSU, Wakil Bupati HSU beserta Wakil Ketua TP PKK, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.(raponggati/smartbanua)
