- Milad ke-51 MUI Kalsel, Gubernur H. Muhidin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara untuk Kemajuan Banua
- Gubernur Kalsel H Muhidin Ungkap Alasan PLN Lakukan Pemadaman Listrik Bergilir
- Polresta Banjarmasin Bersihkan Eks Terminal Pasar Sentra Antasari, Wujudkan Lingkungan Sehat
- ETLE Handheld Tindak 20 Pelanggar Parkir di Badan Jalan Banjarmasin
- Wagub Hasnuryadi Tegaskan Pemprov Kalsel Siap Bersinergi Kembangkan Olahraga Sambo di Banua
- Gubernur H. Muhidin Resmi Dilantik Sebagai Ketua Majeliis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Provinsi Kalsel
- Hj. Fathul Jannah Dilantik sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalsel; Siap Perkuat Pembentukan Karakter dan Pengembangan Potensi Generasi Muda
- Komitmen Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Tingkatkan Berbagai Program Gerakan Pramuka ke Tingkat Nasional
- Seminar Hari Kebaya Nasional 2026, TP PKK Kalsel Ajak Generasi Muda Lestarikan Kebaya
- Gubernur Kalsel Apresiasi Milad ke-30 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Dorong SDM Unggul dan Berdaya Saing
Kementrian Lingkungan Hidup Tanam 16.500 Mangrove di Tanah Laut

Banjarmasin : Kementerian Lingkungan Hidup LH menanam 16.500 bibit mangrove jenis Rhizophora sp. di kawasan sungai Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Senin (2/6/2025).
Baca Lainnya :
- Hadapi Kemarau Gubernur Kalsel Usulkan heli water bombing dan modifikasi cuaca 0
- Posyandu Pondasi Dasar Keberhasilan Pelayanan Publik 0
- Lima BUMDesa Terbaik Kalsel Ikut Kampoeng Kreasi 20250
- Pemprov Kalsel Dorong Digitalisasi dan Akses Permodalan UMKM 0
- Dishut Kalsel Rencanakan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Sabuhur 0
KLHK melibatkan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), PT Freeport Indonesia, serta Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam kegiatan ini.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka melakukan restorasi dua ribu hektare mangrove di luar Papua.
Sementara, Deputi Bidang PPKL Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho mengungkapkan, Kementerian Lingkungan Hidup mengingatkan urgensi untuk terus menjaga dan melakukan rehabilitasi ekosistem mangrove. Hal ini lantaran setiap tahunnya Indonesia kehilangan mangrove kurang lebih 19.501 hektare, yang disebabkan masuknya lahan mangrove dalam kawasan hutan atau areal peruntukan lainnya.
Kementerian Lingkungan Hidup (LH) juga bakal melakukan penanaman mangrove, dengan kolaborasi bersama bersama Universitas Lambung Mangkurat dan PT. Freeport Indonesia, dengan target seluas 500 hektar, sebanyak 400 hektare di wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut, dan 100 hektare sisanya, di Kabupaten Kotabaru.(smartbanua)
