- Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Terhadap Seorang Warga yang Diduga Tenggelam di Sungai Desa Rantau Nangka, Kabupaten Banjar
- Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli, Pemprov Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah
- BAILANG PAKACIL Tembus Rawa Paminggir, PastikanLayanan Adminduk hingga Pelosok
- BMKG Peringatkan Potensi Hujan Petir di Kalsel hingga Pertengahan Juni
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Angkatan XVIII 2026; Tekankan Semangat Bekerja Melayani Masyarakat Banua
- ASN Pemprov Tersandung Dugaan Pemerasan, Gubernur, Silahkan Proses
- Dinas ESDM Kalsel Minta Maaf, ASN nya Tersandung Pemerasan
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Hadiri Haul ke-16 Tuan Guru H Sofyan Noor bin Ahmad Sya ran di Martapura
- Desa Baringin Jadi Percontohan Penanganan Permukiman Terpadu di Kalsel
- Gubernur Dorong JMSI Kalsel Jaga Independensi
Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 604 Jiwa, Sumut Tertinggi

Smartbanua.com - Jumlah korban meninggal dalam bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera kembali meningkat.
Berdasarkan pembaruan data di laman Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin) BNPB yang dipantau pada Selasa (2/12) pagi, total korban jiwa kini mencapai 604 orang.
Data tersebut merinci tiga provinsi yang terdampak paling parah yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Baca Lainnya :
- Rentetan Bencana Akhir November: Banjir dan Longsor Kepung Wilayah Sumatra0
- Komdigi Dorong Redaksi Modern Beretika di Era AI0
- Satu Abad Muhammadiyah di Kalsel: Gubernur Muhidin Hadiri Puncak Milad ke-113 di Alabio0
- BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi dan Banjir Rob, Nelayan Diminta Waspada 22 November 20250
- Siklon Tropis FINA Menguat di Laut Arafuru, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Maluku dan NTT0
BNPB mencatat, Sumatera Utara menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal tertinggi, yaitu 283 jiwa. Menyusul kemudian Sumatera Barat sebanyak 165 jiwa, dan Aceh dengan 156 jiwa.
Selain korban meninggal, BNPB juga melaporkan angka korban hilang dan luka-luka yang masih cukup tinggi. Di Aceh, sebanyak 156 orang dilaporkan meninggal, 181 orang hilang, dan 1.800 warga mengalami luka-luka.
Di Sumatera Barat, data menunjukkan 165 orang meninggal, 114 hilang, serta 112 lainnya luka-luka. Sementara di Sumatera Utara, tercatat 283 korban jiwa, 169 orang hilang, dan 613 korban luka.
Kerusakan infrastruktur juga sangat luas. Sedikitnya 3.500 rumah mengalami kerusakan berat, 4.100 rusak sedang, dan lebih dari 20.500 rumah rusak ringan. BNPB menambahkan, sebanyak 271 jembatan rusak serta 282 fasilitas pendidikan terdampak bencana.
Pembaruan data masih berlangsung, karena proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan di berbagai titik yang masih sulit dijangkau.(/smartbanua)
