- May Day di Mapolresta Banjarmasi Buruh Minta Outsourcing Dihapuskan dan Tuntut Kenaikan Upah
- Ribuan Buruh May Day di Mapolresta Banjarmasin, Minta outsourcing Dihapus
- Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder Demi Zero Over Dimension Over Loading 2027
- Sekdaprov Kalsel Hadiri Haul ke-21 Guru Cangkring Tapin; Momentum Pelajari dan Nilai-Nilai Keteladanan Ulama
- Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan
- Gubernur Kalsel H. Muhidin Terus Dorong PT. Ambapers Gali Pendapatan Asli Daerah untuk Pemprov Kalsel
- Sekdaprov M. Syarifuddin Pimpin Entry Meeting Pemprov Bersama BPKP Perwakilan Kalsel; Langkah Strategis Pengawasan dan Pendampingan Penyelenggaraan Pemerintahan
- Pemprov Kalsel Berkomitmen Terus Pengendalian Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga serta Ketersediaan Bahan Pokok
- Lepas Jamaah Calon Haji, Gubernur Kalsel Mengingatkan Jaga Kesehatan dan Menitipkan Doa untuk Keberkahan Banua
- Diskop UKM Kalsel Dorong Akselerasi Koperasi Merah Putih
Kalsel Targetkan 2500 Sambungan Listrik Gratis Wilayah Pedalaman

Keterangan Gambar : Petugas PLN tengah memasang instalasi listrik di rumah warga. (Foto: Istimewa/PLNKalselteng).
Banjarbaru, SmartBanua.com - Sebanyak 2.500 sambungan listrik gratis untuk masyarakat miskin di Provinsi Kalimantan Selatan ditargetkan rampung terpasang hingga 2030 nanti.
Saat ini diketahui rasio elektrifikasi di Kalsel mencapai 99,22% atau 2.001 dari 2.016 desa telah menikmati energi listrik.
Baca Lainnya :
- Tim Menembak Kalsel Sumbang Emas Perdana di POPNAS XVII 2025 Jakarta0
- Gulat Banjarmasin Juara Umum Porprov XII Kalsel0
- Dari Desa, Kalsel Bangun Gerakan Desa Bersinar Yang Kini Peringkat ke-9 di Indonesia0
- Pemprov Kalsel Tingkatkan Profesionalisme ASN dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah0
- Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto Didampingi Gubernur H. Muhidin Deklarasikan Desa Bersinar, Kalsel Siap Perangi Narkoba0
Kasi Pengembangan Ketenagalistrikan ESDM Kalsel, Samideri mengatakan, program ini merupakan bantuan sosial sebagai upaya pemerintah daerah meningkatkan rasio elektrifikasi di Kalsel.
Selain itu, program ini juga sekaligus menjalankan peran pemerintah agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses listrik, termasuk masyarakat kurang mampu dan tinggal di pedalaman.
"Pemprov Kalsel sdh jalan sejak 2023 sampai saat ini dan sesuai target RPJMD Kalsel hingga 2030 mendatang menargetkan pemasangan listrik gratis PLN bagi masyarakat miskin di desa terpencil dan pedalaman di 13 kabupaten/kota sebanyak 2.500 sambungan," katanya, Selasa (4/11/2025).
Dia menerangkan, tahun ini ada tiga daerah yang dilakukan pemasangan listrik gratis PLN bagi masyarakat miskin, yakni Hulu Sungai Tengah, Tabalong dan Kabupaten Kotabaru, dengan jumlah ratusan sambungan.
"Hingga Oktober ini sudah dua daerah yang dipasang , HST 200 rumah dan Kotabaru 175 rumah dan Tabalong target sampai akhir tahun selesai 175 juga," jelasnya.
Adapun jenis instalasi bantuan listrik gratis untuk masyarakat miskin, adalah sambungan listrik jenis prabayar berkapasitas 900Va dengan tiga titik lampu.
Data PLN wilayah Kalsel-Kalteng, rasio elektrifikasi di Kalsel mencapai 99,22 persen atau 2.001 dari 2.016 desa telah menikmati energi listrik. PLN menargetkan pada 2027 seluruh wilayah di dua provinsi Kalsel dan Kalteng teraliri listrik 100%.(/smartbanua)
