- Sanggar Seni Suluh Banua Angkat Nilai Budaya Dayak Deah Lewat Tari Njipah, Tabalong Juara Umum FKTD Kalsel 2026
- 4.151 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UNISKA MAB
- Hujan Hasil Operasi Modifikasi Cuaca Guyur Sejumlah Wilayah Kalsel
- Polda Kalsel Kirim 1.000 Liter Cairan Pemadam Karhutla ke Polda Kalteng
- Dishut Kalsel 24 Jam Jaga Hutan Lindung Liang Anggang Dari Karhutla
- Dinkes Kalsel Perkuat Layanan Kesehatan Dampak Kabut Asap
- Pemprov Kalsel Perkuat Kolaborasi Penanganan Jembatan Non-Nasional, Enam Daerah Jadi Pilot Project
- Wagub Kalsel Hasnuryadi Apresiasi Karya Penyandang Disabilitas, Merdeka Berkarya Tanpa Batas
- Kabut Asap Kembali Ganggu 10 Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
- Baayun Maulid Tapin 2026: Tradisi Maulid Nabi dan Warisan Budaya Banjar
RSJ Sambang Lihum Optimistis Raih Predikat WBBM 2027

Banjar – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum terus memperkuat langkah menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang ditargetkan tercapai pada tahun 2027.
Melalui Kepala Seksi Humas dan Informasi, Budi Harmanto, pihak rumah sakit menegaskan bahwa berbagai strategi telah disiapkan, terutama dalam meningkatkan kualitas tata kelola birokrasi sepanjang tahun 2026.
Baca Lainnya :
- WFH ASN di Pemprov Kalsel Belum Diputuskan0
- Penguatan Peran Pengawas Sekolah, Kunci Atasi Kesenjangan Mutu Pendidikan 0
- Kemarau di Kalsel Bakal Datang Lebih Awal dan Lebih Kering0
- Polresta Banjarmasin Kawal Aksi Damai Kamisan ditengah Guyuran Hujan0
- Pemprov Kalsel Salurkan Bantuan Hibah Sarana Budidaya Ikan Gabus0
Upaya ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
“Fokus kami di 2026 adalah penguatan birokrasi agar target WBBM bisa tercapai maksimal pada 2027,” ujarnya, Rabu 1 April.
Ia menekankan, komitmen pimpinan menjadi kunci utama. Direktur RSJ Sambang Lihum aktif mendorong seluruh pegawai memahami pentingnya reformasi birokrasi yang bersih dan berorientasi pada pelayanan.
Selain itu, capaian di bidang keterbukaan informasi publik turut menjadi modal kuat. Pada 2024, RSJ Sambang Lihum berhasil meraih peringkat pertama dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP), serta tetap berada di posisi empat besar pada 2025.
Untuk semakin memperkuat transparansi, RSJ Sambang Lihum akan menggelar Forum Konsultasi Publik pada 23 April 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan.
Tak hanya itu, RSJ Sambang Lihum juga mencatat prestasi dengan meraih peringkat kedua keterbukaan informasi publik tingkat SKPD se-Kalimantan Selatan.
Dengan berbagai capaian dan upaya berkelanjutan tersebut, RSJ Sambang Lihum optimistis mampu mempertahankan prestasi sekaligus mewujudkan target WBBM 2027 sebagai bagian dari reformasi birokrasi yang transparan dan akuntabel.
“Komitmen pimpinan sangat kuat. Pak Direktur turun langsung menyosialisasikan pentingnya WBBM kepada seluruh pegawai, sehingga semangat reformasi birokrasi dapat terbangun secara menyeluruh,” katanya. (/smartbanua)
